Lucunya Wajah Menpora Imam Nahrawi Saat Kunyah Buah Pinang

0
558
LUCU: Wajah Menpora Imam Nahrawi saat mencicipi buah pinang saat berada di Pulau Dodola, Morotai. (foto: kemenpora.go.id)

HARIANHALMAHERA.COM— Kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, diakhiri dengan mengunjungi Pulau Dodola, di Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (13/3) pagi.

Bersama sang istri Shobibah Rohmah, didampingi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah dan Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta langsung menyebarang menuju Pulao Dodola yang terkenal keindahanya.

Hamparan pasir putih yang halus dan desiran ombak laut yang indah Pulau Dodola, benar-benar dinikmati rombongan Menpora.

Tiba di pantai, menteri asal Bangkalan Madura Jawa Timur ini disambut masyarakat sekitar dengan mengajak bermain voli pantai bersama.

“Wahh ayooo..ayooo kita main voli sambil menikmati keindahan pantai Pulau Dodola,” ajak Menpora.

Usai bermain voli pantai, Menpora pun berjalan santai menyisiri pantai. Tak jauh dari lapangan voli, ada seorang nenek yang bernama Aisun (69 tahun) sedang duduk di bangku bambu dengan mengunyah buah pinang.

Menpora pun langsung menghampirinya, dan mengajak ngobrol nenek Asun. Sambil ngobrol, Menpora ternyata ingin mencicipi buah pinang yang sedang dikunyah Nenek Asun.

Dengan dituntun bagaimana cara menikmatinya, Menpora mengikutinya sambil sesekali bercanda. Ketika mencoba, raut wajah Menpora langsung berubah. “Memang pertama agak pahit dan sepet, tapi nanti enak,” kata nenek Asun sambil menertawakan Menpora yang menahan pahit dan sepetnya buah pinang.

Imam pun bercerita kalau rasanya memang agak sepet dan pahit, namun menurutnya buah pinang yang dimakan Nenek Asun manfaatnya banyak sekali.

“Manfaat buah pinang ini sangat banyak sekali, apalagi untuk kesehatan gigi. Nenek Asun yang usianya 69 tahun saja masih sehat dan kuat,” kata Menpora sambil mengucapkan terima kasih kepada Nenek Asun.

Sambil menikmati buah pinang, Menpora berjalan menikmati keindahan Pulau Dodola. Salah satu pulau yang menjadi kepanggaan masyarakat Morotai ini terdiri dari dua pulau, yakni Dodola Besar dan Dodola Kecil.

Masing-masing pulau ini hanya berjarak 500 meter. Uniknya, saat air pasang tiba, Dodola Besar dan Dodola Kecil akan menyatu dan terpisah kembali ketika air surut. “Wah ini sangat luar biasa, bisa berjalan di ‘Pulau Terbelah’ Dodola. Ini benar-benar indah,” katanya.(mdc/cal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here