Internal Demokrat Ternate Memanas

0
597
Logo Partai Demokrat (Foto : Republika)

HARIANHALMAHERA.COM–  Meski sukses meraih empat kursi di Dewan Kota (Dekot) Ternate, namun hal itu tidak lantas disambut suka cita oleh DPC Partai Demokrat Kota Ternate.

Sebaliknya, internal partai berlambang merci itu justru tengah dilanda konflik. Dimana, Ketua DPC PD Ternate Abdullah Taher yang juga wakil wali Kota (wawali) Ternate, malah melaporkan tiga Caleg-nya ke Polres Ternate Minggu (5/5) terkait dugaan pemalsuan tanda tangan di surat mandat saksi.

Ketiga Caleg yang juga kaders partai yakni sang Sekretaris DPC Hendy Sutan Muda, Junaidi Bahrudin dan M. Ardiansyah. Dikonfirmasi Hendy sendiri membenarkan dirinya telah dilaporkan atas dugaan pemalsuan tanda tangan.

Hanya saja, anggota Dekot Ternate ini mengaku tidak tahu persis pemalsuan tandatangan daurat mandate itu. “Saya mendapat undangan dari pihak kepolisian) bersama dua teman (Junaidi, dan M. Ardiansya) diminta untuk klarifikasi atas dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua DPC,” jelasnya.

Kendati begitu, dia membantah ada masalah yang terjadi di internal DPC Demokrat. “Saya tidak menganggap bahwa tidak terjadi masalah. Kemungkinan Ketua memikirkan hal yang lain untuk melaporkan dugaan itu,” katanya.

Sementara, Junaidi yang dikonfirmasi menambahkan, kasus ini adalah persoalan organisasi yang harus diselesaikan secara internal. Dia mengatakan, dalam momentum politik, pasti ada
kebijalan yang diambil untuk kepentingan Partai. “Namun, persoalan ini harus diselesaikan dengan bijak dan dewasa, ”pintanya.

Rekan Hendy di Dekot ini pun mengaku tidak melakukan pemalsuan tanda tangan ketua DPC. Menurutnya, semua tanda tangan ketua DPC yang ada di dalam surat mandate adalah di scan.

“Tidak mungkin seorang Wakil Walikota dengan kesibukan yang sangat padat, menandatangani 500 lebih surat mandat. Dan itu sebenarnya, sudah ada kesepakatan dalam rapat dan sudah di
setujui oleh Ketua dan Sekretaris,” terangnya.

Junaidi mengatakan harusnya partai memberikan apresiasi kepada Kaders, pengurus dan relawan yang telah berjuang hingga demokrat berhasil meraih empat kursi di Dekot Ternate. “Kalau orang yang melihat langsung perjuangan kita di lapangan berarti mereka tahu pejuangan kita.

Hal ini bertujuan menjaga marwah partai untuk kepentingan Partai. Tidak ada kepentingan pribadi,” ungkapnya.(lfa/pur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here