PDAM Tetap Minta Utang Diangsur

0
386
Ilustrasi meter pencatat pemakaian air. (foto: net)

TERNATE – Meski diminta Wali Kota Burhan Abdurahman untuk dikaji kembali tunggakan air milik pelanggan di Ake Gaale, Kelurahan Sangaji, namun pihak PDAM Ternate bersikukuh tidak akan melakukan pemutihan.

Solusi yang ditawarkan yakni pembayaran tunggakan akan dibebabkan di setiap tagihan bulanan yang dimulai pada tagihan bulan depan.

Itupun besarannya sesuai dengan kemampuan warga serta jangka waktunya tidak dibatasi.“Asalkan bisa dibayar secara perlahan-lahan,” terang Dirut PDAM Ternate Abdul Gani Hatari kemarin.

Nah, untuk menyepakati berapa kemampuan warga itu, rencnanya pecan ini PDAM akan melakukan pertemuan dengan warga Ake Gaale. “Karena kita masih akan lakukan pertemuan dengan warga dulu baru dari kesepakatannya itu kita putuskan,” katanya Selasa (19/2).

Dia juga mengakui PDAM tidak bisa melakukan pemutihan karena nantinya akan mengganggu operasional PDAM. Tapi dia menjamin, solusi yang nantinya diambil tidak akan merugikan warga dan PDAM. “Yang pasti tidak akan merugikan kedua belah pihak,” ungkapnya.

“Tapi besarannya itu sesuai dengan kemampuan warga, sehingga tidak memberatkan.,” tandasnya.(tr6/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here