Pemkot Kejar Tepra Nasional

0
423
Rapat tim penyerapan realisasi anggaran (tepra) Kota Ternate kemarin

HARIANHALMAHERA.COM– Tim penyerapan realisasi anggaran (Tepra) memberikan deadline kepada setiap OPD untuk menyampaikan laporan keuangan setiap tanggal 15 setiap bulan berjalan.

Sekretaris Tepra Sutopo Abdullah menuturkan rutinitas penyampaian laporan keuangan setiap pertengahan bulan ini dilakukan mengingat Ternate belum bisa masuk dalam sistem
penyampaian laporan Tepra secara nasional.

Sementara salah satu rekomendasi KPK dalam Bidang Pencegahan adalah bagaimana
pembuatan sistem pelaporan yang baik. “Makanya lewat rapat tim Tepra ini bagaimana mengkordinasikan agar memaksimalkan laporan realisasi anggaran maupun fisik tahun 2019.” Kata Sutopo.

Walau begitu di tahun kemarin, Pemkot sudah bisa mengisi di sistim pelaporan nasional dan di tahun ini lebih ditingkatkan lagi sehingga Tepra bekerja menyusun laporan keuangan berkordinasi dengan seluruh OPD sehingga itu bisa menjadi bahan laporan berkala kepada walikota dan wakil walikota (Wawali).

“Kalau ini bisa berjalan secara baik seluruh OPD tertib dalam penyampaian laporan keuangan maupun fisik tepat waktu yang disepakati tanggal 1 sampai tanggal 10 OPD menyampaikan laporan realisasi ke sekretaris Tim Tepra,” jelasnya.

Dia meminta agar OPD harus tertib dalam penyampaian realisasi keuangan karena batas
penyampaian laporan setiap tanggal 15 diberikan deadline oleh Terpa nasional untuk mengisi pelaporan itu. “Kalau lewat tanggal 15 kita tidak bisa mengisi,” ungkapnya.

Dikatakan, tim Tepra ini bertujuan untuk memberikan informasi dalam hal penyerapan anggaran bermasalah atau realisasi fisik kurang baik maka bisa dievaluasi sebab di sistem itu aplikasinya sangat jelas jika tidak ada kesesuaian antara belanja keuangan dan modal itu pasti bermasalah.

“Sehingga ini penyajian data kita maksimalkan diinternal dulu agar tim Tepra lebih solid dan bisa bekerja sama bisa menyusun program lebih baik kedepan”, akunya seraya mengaku sesuai evaluasi penyerapan sementara 14,61 persen untuk realisasi anggaran sedangkan fisik 12,81 persen. (pn/lfa/pur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here