Protes Jalan Rusak dengan Tanam Pohon

0
510
PROTES: Para pemuda dan warga di Oba Selatan menanam pohon pisang dan kelapa di jalan berlubang tepatanya di ruas jalan Desa Wama hingga Lifofa yang rusak parah sebagai bentuk desakan kepada Pemprov Malut untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan di jalan tersebut. (foto: ist/harianhalmahera)

HARIANHALMAHERA.COM— Aksi protes rusaknya infrastruktur jalan dengan cara berpose di kubangan air yang menggenangi jalan berlubang yang sempat viral di media social beberapa waktu lalu, rupanya mulai ditiru para anak-anak muda di Oba Selatan.

Sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Generasi Muda (Geram) Oba Selatan ini pun melakukan hal serupa di ruas jalan Desa Wama  hingga Desa Lifofa yang rusak parah.

Selain berfoto ria di kubangan air yang menggenangi lubang jalan, aksi yang dilakukan Sabtu (8/6) akhir pekan kemarin itu juga diwarnai dengan penanaman pohon pisang dan kelapa di jalan yang berlubang.

Koordinator aksi,  Zulfikar menuturkan sudah hamper dua decade ruas jalan Oba Selatan tidak kunjung diperbaiki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut.

“Pemprov selama ini hanya berjanji,” katanya.

Padahal, lanjut dia ruas jalan tersebut bagian dari ruas jalan Payahe-Dehepodo yang notabene jalan provinsi.

“Kalau Pemprov tidak punya kepudilian, kami minta segera dialihkan statusnya ke jalan nasional, dengan begitu secepatnya diselesaikan kementrian PUPR.” pintanya. (tr3/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here