HaltengMaluku Utara

Launching Pemutakhiran DTSEN 2025, Wabup Halteng: Akurasi Data Butuh Kerja Sama

×

Launching Pemutakhiran DTSEN 2025, Wabup Halteng: Akurasi Data Butuh Kerja Sama

Sebarkan artikel ini
Pemkab Halteng launching DTSEN 2025

HARIANHALMAHERA.COM– pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah (Halteng) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, Selasa (11/11). Telah menyelenggarakan launching pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di aula H. Salahuddin Kantor Bupati Halteng itu buka oleh Wakil Bupati, Ahlan Djumadil.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekda Halteng, pimpinan Forkopimda, pimpinan OPD Pemda Halteng, Kepala BPS Malut dan Halteng, serta seluruh jajaran Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka), Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) hingga Petugas Pendataan Lapangan (PPL).

Ketua panitia kegiatan sekaligus Kepala Bapperida Halteng, Yunus Ahmad, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan DTSEN merupakan langkah strategis dalam mewujudkan satu data sosial dan ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

“Selama ini perbedaan sumber data antar instansi menjadi penyebab ketidaktepatan sasaran program, sehingga dengan DTSEN diharapkan mampu meminimalisir exclusion error dan inclusion error, serta memperkuat integrasi data nasional dan daerah,”katanya.

Pemutakhiran DTSEN 2025 ini lanjutnyam melibatkan 202 petugas, yakni 10 Koseka, 48 PML, dan 144 PPL, yang akan mendata 106.500 jiwa atau 49.449 keluarga di 10 kecamatan dan 72 desa di Halmahera Tengah. Data yang dihasilkan akan menjadi fondasi kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif dan berkelanjutan.

Perwakilan Kepala BPS RI, Dr. Nurma Midayanti, S.Si, M.Env.Sc, Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS RI, menyampaikan apresiasi pada Pemkab Halteng yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pemutakhiran DTSEN 2025.

DTSEN ini menurutnya, merupakan amanat nasional yang bertujuan menghadirkan satu data sosial dan ekonomi yang terpadu dan dapat digunakan oleh seluruh kementerian/lembaga, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

“Pentingnya kualitas pendataan lapangan serta integritas para petugas dalam menghasilkan data yang akura, sehingga itu diharapkan seluruh pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa, serta masyarakat dapat memberikan dukungan penuh agar pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data valid yang dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional dan daerah,”pintanya.

Sementara Wabup Halteng, Ahlan Djumadil, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada seluruh pihak yang terlibat sekaligus menegaskan bahwa DTSEN merupakan program prioritas nasional yang harus didukung bersama, terlebih telah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Wabup Ahlan pun menjelaskan bahwa DTSEN berperan penting sebagai fondasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan serta perlindungan sosial. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendataan sangat bergantung pada kualitas para petugas, integritas, akurasi pengumpulan data, serta komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Saya mengajak camat, kepala desa dan seluruh jajaran perangkat pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh agar tidak ada wilayah yang terlewat dari pendataan. DTSEN,”ujarnya.

DTSEN ini lanjutnya, bukan sekadar pengumpulan data, tetapi komitmen bersama untuk memperkuat kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) dan memastikan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan.

“Dengan dilaunchingnya pelaksanaan DTSEN 2025 pemerintah daerah berharap proses pemutakhiran data dapat berjalan optimal di seluruh wilayah dan menghasilkan data sosial ekonomi yang akurat, mutakhir, serta mendukung terwujudnya Satu Data Nasional dan Halmahera Tengah Satu Data,”tuturnya.(Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *