Halut

Segera Daftar, Yayasan Al Misbach Buka Sekolah Kejuruan di Desa Galao-Gisi

×

Segera Daftar, Yayasan Al Misbach Buka Sekolah Kejuruan di Desa Galao-Gisi

Sebarkan artikel ini
siswa-siswa SMK Garuda Ngara Mabeno

HARIANHALMAHERA.COM– kabar gembira buat masyarakat Desa Galao-Gisi yang hendak mendaftarkan anaknya ke sekolah lanjutan atas. Sebab, saat ini telah dibuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Garuda Ngara Mabeno, yang berlokasi di gedung SMP Aliman Galao Gisi, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

SMK Garuda Ngara Mabeno sendiri merupakan sekolah kejuruan yang status kepemilikannya baru saja dialihkan dari SMK Perikanan Nurul Yaqin di bawah payung Yayasan Nurul Yaqin yang berada di Desa Supu Kecamatan Loloda Utara, diambil alih oleh Yayasan Al Misbach sejak November 2025 lalu dan dipindahkan ke Desa Galao, Kecamatan yang sama. Alhasil, pemindahan SMK tersebut disambut baik oleh Kades Galao, Hiar N. Kofia, SP.

Ketua Yayasan Al Misbach, Jamal Dodego, mengatakan bahwa SMK Nurul Yaqin ini merupakan aset Yayasan Nurul Yaqin, yang dibuka sejak tahun 2018, dan masih eksis sampai sekarang, namun pada bulan November tahun 2025 status kepemilikannya beralih menjadi asset Yayasan Al Misbach. “Alhamdulillah, mulai tahun pelajaran 2026 – 2027, SMK Nurul Yaqin resmi dipindahkan lokasinya ke Desa Galao Kecamatan Loloda Utara, masyarakat dan pemerintah desa pun menyambut dengan baik,”katanya, Rabu (3/6).

Peralihan status hingga pemindahan domisili sekolah tersebut lanjutnya, tentu bukan tanpa alasan, dimana ada beberapa pertimbangan bahwa di Desa Supu kondisi sekolah tersebut kurang berkembang, karena sekolah pendukungnya hanya satu yakni MTs Nurul Yaqin. “Selain itu, ada saingan sekolah sederajat, yaitu Madrasah Aliyah Nurul Yaqin Desa Supu, jadi kedua hal ini yang membuat SMK kurang berkembang sehingga di pindahkan domisilinya ke Desa Galao Kecamatan Loloda Utara,”ungkapnya.

Sementara di Desa Galao menurutnya, ada dua sekolah pendukung yaitu SMP Aliman Galao Gisi dan SMP Albasiriyah, akan tetapi tidak ada Sekolah sederajat. “Dalam rangka persiapan penerimaan murid baru tahun pelajaran 2026-2027, Yayasan Almisbach telah mengajukan perubahan nomenklatur ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara dari SMK Perikanan menjadi SMK Garuda Ngara Mabeno dengan kedudukan di Desa Galao. Adapaun jumlah siswa saat ini, Kelas X berjumlah 9 orang dan kelas XI  berjumlah 16 orang, sedangkan Calon murid baru yang sudah mengisi dan mengembalikan formulir adalah berjumlah 21 orang,”pungkasnya.

Jamal menambahkan bahwa dalam proses penerimaan siswa baru tentunya mengacu sistem yang baru saja diluncurkan Pemprov, dengan persyaratan fc ijazah SMP/MTs/SLB atau sederajat, Fc KK dan Fc Akte lahir.

“Sementara jurusan yang dibuka saat ini adalah manajemen perkantoran. Kenapa keahlian ini dibuka, karena ada dua alasan, pertama, tenaga pengajarnya muda untuk didapat dan kedua, prospek Desa Galao akan menjadi Wilayah tambang, sehingga jebolan dari SMK jurusan ini lebih muda mendapatkan pekerjaan,”terangnya.

Selain itu sambung Jamal, ada beberapa program unggulan ekstra kurikuler yaitu club bola kaki, dan kedepan SMK Garuda Ngara Mabeno akan memiliki club bola yang resmi terdaftar di ASPROV PSSI Maluku Utara, sehingga murid SMK  yang hobi bola dapat berkompetisi di ajang profesional seperti Suratin Cup Kategori Usia 15 sampai 17 tahun,  sampai pada kompetisi Liga 3 dan 4.

Kedua lebih lanjut dikatakan Jamal, ada juga program pramuka, dimana dalam mengawali pengenalan tentang kepramukaan, sebab sudah bertemu dengan koordinator pramuka Halut untuk memperkenalkan kepramukaan dalam kegiatan MOS nanti, mengingat di wilayah Loloda kemungkinan belum pernah melakukan perkemahan.

“Lalu ketiga adalah Pancaksilat, jadi SMK Garuda Ngara Mabeno juga akan mengikuti arahan dan Keputusan Gubernur Malut yakni tidak hanya  membebaskan uang SPP, tapi juga menggratiskan pakaian batik kepada siswa,”tandasnya.(rif)

Tinggalkan Balasan