Pedagang Daging Sapi Minta Lapak

0
48
Ilustrasi Penjual Daging Sapi di Pasar Tradisional (Foto : net)

HARIANHALMAHERA.COM–Pedagang daging sapi di seputaran pasar modern dan Rawajaya Kecamatan Tobelo meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pemkab Halmahera Utara menyediakan tempat jualan (lapak) yang layak dan nyaman bagi mereka. Sebab, selama ini mereka berjualan diatas lahan milik orang.

Permintaan itu disampaikan mereka lantaran selama aktivitas berdagang juga dipungut biaya atau membayar tagihan rumah pemotongan hewan (RHP) dan tempat usaha berupa surat ijin usaha perdagangan (SIUP).

“Kami pedagang daging sapi minta Pemda Halut sediakan tempat jualan, karena selama ini kami tidak punya tempat yang paten untuk berjualan. Kami sarankan bangun lapak dekat sungai sehingga limbah daging sapi dapat dialiri, intinya tidak tertambung di satu tempat yang pada akhirnya mengganggu kenyamanan orang lain dan terpenting tidak membahayakan orang lain,”kata Haris, salah satu pedagang daging sapi di pasar Modern, minggu (19/6).

Terkait harga daging sapi sendiri menurutnya, saat ini masih stabil dimana terjual mulai dari harga Rp.110 ribu per kilo sampai Rp.130 ribu per kilo. “Harga daging masih stabil,”ujarnya.

Namun menjelang lebaran idul adha 2022 ini lanjutnya, harga daging sapi dipastikan sebagaimana hari besar keagamaan lainnya. “Kalau hari raya pasti semua harga naik apalagi daging sapi dan kenaikan ini bukan soal stok berkurang tetapi kebutuhan meningkat,”ungkapnya.(tr-05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here