DPC PDI-P Halbar Tegaskan Tetap Solid

0
866
Logo PDI-P (Foto : Net)

HARIANHALMAHERA.COM– Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Halmahera Barat(Halbar) memastikan tetap solid. penegasan tersebut menjawab hasil putusan Konfercab yang berlangsung di Kota Ternate yang sempat berujung ricuh.

Sekretaris Internal DPC PDIP Halbar Hermanto Madjid kepada Harian Halmahera(2/7) di sela-sela menghadiri rapat pleno di KPUD Halbar mengubgkapkan, dari 8 PAC di Kabupaten Halmahera Barat, secara keseluruhan mendukung Danny Missy sebagai ketua terpilih. Hal ini menurut dia di sebabkan usulan ketua terpilih tersebut telah melalalui mekanisme penjaringan di internal DPC saat itu untuk di usulkan beberapa nama diantaranya dia sendiri,Danny Missy serta Juliche D. Baura.

” jadi itu sudah melalalui penjaringan kemarin minus PAC Loloda yang tidak sempat dikirim
hasilnya saat penjaringan mengingat waktu,”tuturnya. Dia sentil soal keberadaan Danny yang dikabarkan bukan kader partai menurut dia, Danny Missy merupakan kaders partai PDIP yang sebelumnya tercatat di dewan pengurus di Manado sejak 8 tahun kemarin dan telah memiliki KTA.

” ketua terpilih itu ada KTA jadi tidak betul kalau dia bukan kaders partai PDIP,”tukasnya.
dijelasknya,pasca konfercab sendiri oleh pihaknya juga dalam waktu dekat juga bakal
menggelar rapat internal bersama PAC dimana dalam rapat tersebut juga terdapat penyegaran pengurus tingkat kecamatan serta mempersiapkan berbagai kebutuhan PAC,”jelasnya.

Saat disinggung soal remomendasi partai dalam pilkada nanti, PDIP sendiri lanjut dia lagi ada mekanisme dalam menjaring bakal calon yang nantinya di usung dan terbuka bagi seluruh kalangan bukan hanya kaders partai.

” yang pasti siapapun yang di gusung kami siap menjalankan sesuai mekanisme. soal lobi-lobi partai sejauh ini belum ada,dan itu juga dikembalikan ke kandidat untuk melakukan
lobi,”tukasnya.

Di lain pihak, keberadaan internal DPC PDIP Halbar dikabarkan retak,dimana sejumlah kaders PDIP terkesan tidak mendukung sepenuhnya Danny Missy sebagai ketua terpilih. Hal ini setidaknya dibuktikan dengan berdirinya sejumlah baliho di dalam kota jailolo salah satunya tepat di depan rumah kebangsaan PDIP yang terletak di desa Akediri yang terpampang baliho milik Noldy B. May dengan latar belakang PDIP yang di gadang-gadang bakal maju dalam pilkada serentak melalui perahu PDIP.

Mengenai pemasangan baliho tersebut Hermanto sendiri mengakui dia sendiri tidak mengetahui dipasang oleh oknum siapa. “Ada baliho yang berdiri dengan berlatar belakang PDIP itu saya tegaskan hukumnya haram apalagi dia bukan kader partai dan seenaknya dia memakai logo partai itu ada sanksi hukumnya, jika baliho itu tidak diturunkan kami Partai mengambil langkah secara hukum,”tegasnya.(tr-4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here