3 Bulan Nihil Kasus Covid-19 di Desa Kawasi

0
289

HARIANHALMAHERA.COM–Desa Kawasi yang berada di Kabupaten Halmahera Selatan, berhasil mencatatkan nol kasus Covid-19 selama tiga bulan terakhir, terhitung sejak September 2021.

Pencapaian itu merupakan hasil kerja sama antara Satgas Covid-19 Desa Kawasi dengan segenap warga, ditambah dukungan yang diberikan oleh PT Harita Nickel.

Sejak April 2020, Satgas Covid-19 Desa Kawasi dan Harita Nickel aktif melakukan langkah 3T yaitu testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan).

Selain itu, sosialisasi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak juga dilakukan kepada seluruh warga. Hal tersebut dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan warga terhadap alat pelindung diri (APD) dan dukungan sembako untuk mengurangi beban selama pandemi.

Akses keluar dan masuk Desa Kawasi juga dibatasi untuk sementara waktu. Pos PPKM didirikan di pelabuhan. Setiap warga yang berkunjung ke desa wajib melakukan tes PCR dan karantina hingga hasil tes keluar, biasanya selama 24 jam.

Mereka yang terbukti positif akan diarahkan menuju tempat karantina terpisah yang sudah disediakan. Adapun segala kebutuhan mulai dari paramedis, alat uji dan laboratorium PCR, APD, tempat karantina, hingga penyediaan konsumsi bagi warga yang dikarantina, semua disediakan oleh Harita Nickel.

Menurut catatan Satgas Covid-19 Desa Kawasi, sepanjang 2021, sebanyak 1.140 warga masuk ke desa dengan temuan kasus positif kurang dari 7 persen. Temuan kasus tertinggi terjadi pada Juli, saat gelombang kedua Covid-19 sedang terjadi secara nasional.

Namun sejak September 2021, tidak ditemukan kasus positif di desa ini. Zero Case atau tidak ditemukannya kasus positif Covid-19 di Desa Kawasi selama tiga bulan berturut-turut adalah hasil dari kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan.

Ketua BPD Kawasi, Reinhard Siar, mengatakan kehadiran Satgas Covid-19 sejauh ini sangat terasa manfaatnya dalam pencegahan pandemi. “Selama dua tahun, ada tanda-tanda Covid-19 tetapi tidak berdampak fatal bagi masyarakat Desa Kawasi,’ katanya

Awalnya kata dia cuci-cuci tangan di depan rumah itu tidak ada. Tetapi setelah dibentuk Satgas Covid-19, maka di depan rumah sudah ada. “Anak-anak biasanya tidak pakai masker, sekarang mulai peduli pakai masker. Pergi ke sekolah pagi-pagi minta masker, cuci tangan, jaga jarak,” ungkap Reinhard.

Nihilnya kasus Covid-19 di Desa Kawasi selama tiga bulan terakhir ini juga tak lepas dari program vaksinasi. Satgas Covid-19 Desa Kawasi dan Harita Nickel bekerja sama dengan Puskesmas Laiwui melakukan vaksinasi kepada ratusan warga Desa Kawasi secara bertahap sejak akhir Juli 2021.

Head of Health, Safety, and Environment Harita Nickel, Tonny Gultom, mengatakan vaksin tersebut diberikan secara gratis sebagai dukungan terhadap program percepatan vaksinasi yang digagas oleh pemerintah.

“Saat ini 93 persen dosis pertama telah diterima oleh masyarakat Kawasi. Sedangkan dosis kedua sudah diterima oleh 55 persen warga,” ujar Tonny.

Ia menambahkan, antusiasme yang baik terhadap vaksin juga membuat Harita Nickel meluaskan program vaksinasi ke Desa Soligi, dengan menyediakan 200 dosis vaksin pertama dan kedua. Kegiatan vaksinasi di Desa Soligi bekerja sama dengan Puskesmas Wayaloar.

Saat ini Satgas Covid-19 Desa Kawasi terus bersinergi dengan Harita Nickel dalam melakukan pemulihan dari masa pandemi. Target 100 persen warga tervaksinasi terus dikejar untuk mewujudkan kekebalan komunal terhadap virus.

Kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya di kalangan masyarakat pun mulai dilakukan kembali dengan berbagai penyesuaian. Kewaspadaan terus ditingkatkan oleh Satgas Covid-19 dan Harita Nickel dalam menghalau datangnya virus, terutama dengan munculnya varian Omicron yang kini tengah menjadi perbincangan global. (pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here