Emosi Kades Malifut Meledak di Disdukcapil

0
411
Puluhan Warga mengantri di Dukcapil Halut beberapa waktu lalu

HARIANHALMAHERA.COM–Kepala Desa (Kades) Malifut, Irwan Ahmad, terlihat marah – marah saat mengurus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e – KTP) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatanan Sipil (Disdukcapil) Halmahera Utara (Halut).

Dia mengaku kesal lantaran dalam pelayanan pengurusan, pihak Disdukcapil tidak menyediakan kursi untuk masyarakat duduk saat menunggu proses pembuatan e – KTP. “Jangan kalian bikin kami seperti mau minta jatah,” cetus Irwan, saat dihampiri Harian Halmahera, Selasa (21/7).

Dia menjelaskan, mestinya di tengah penerapan New Normal ini, protokol kesehatan tetap dilakukan. “Tapi faktanya kita yang berdiri antre di luar ini berkerumun. Coba kalau mereka siapkan kursi di dalam dan dibuat berjarak, pasti masyarakat akan tertib,” tuturnya.

Selaku kades, Irwan menegaskan bahwa dirinya seakan tidak dihargai. “Saya merasa seperti tidak dihormati, karena berdiri berjam-jam. Padahal saya ini kepala desa. Harusnya disuru duduk atau bagaimana,” sesalnya.

Hal senada disampaikan salah seorang warga asal Loloda. Kepada Harian Halmahera, pria yang enggan menyebutkan namanya itu, mengaku sudah sepekan berada di Tobelo hanya untuk mengurus e – KTP.

“Saya harap pak Bupati tolong evaluasi ini kinerja Disdukcapil. Terutama kepala dinasnya. Masa pengurusannya lama begini. Sudah begitu, kita disuru antre berjam-jam di luar tanpa disediakan kursi untuk kita duduk,” pungkasnya. (tr-5/Kho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here