Jangan Sampai Terulang Kasus ‘Kiki’, Pemkab-Kepolisian Harus Ada Solusi

0
602
ILUSTRASI aparat kepolisian mencopot penggunaan kaca film pada kendaraan umum. (foto: tribratatangkab.com)

HARIANHALMAHERA.COM– Kasus naas yang menimpa Gamaria Wahab Kumala alias Kiki (18), bukanlah persoalan kecil. Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak. Masyarakat sebagai pengguna transportasi, kepolisian, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara (Halut).

Apalagi kasus Kiki berkaitan erat dengan transportasi darat yang menjadi satu-satunya alat transportasi masyarakat antar wilayah dalam kabupaten maupun antar wilayah dalam provinsi. Jangan sampai kasus seperti ini terulang lagi, harus ada solusi nyata dan tegas.

Banyak warga meminta, pemerintah dan kepolisian melakukan pengaturan mobil penumpang. Harus ada ketegasan bahwa hanya mobil plat kuning yang wajib mengangkut penumpang. Tidak hanya itu, bila perlu setiap mobil harus memasang identitas pengemudi.

“Pemerintah dan kepolisian juga harus tegas terhadap penggunaan kaca gelap. Itu harus dicopot dan dibiarkan transparan. Ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ezra Ngare, salah seorang pengguna media sosial.

Di sisi lain, juga diingatkamn kepada warga selaku pengguna transportasi, agar menggunakan kendaraan yang sesuai peruntukannya, yakni mobil berplat kuning. Masyarakat jangan lagi terbujuk rayu mobil berplat hitam yang ingin memuat penumpang di tengah jalan.

Hingga berita ini ditayangkan, pemerintah dan kepolisian belum memberikan keterangan terkait tuntutan keamanan dan kenyamanan warga menggunakan moda transportasi tersebut.(fik/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here