HARIANHALMAHERA.COM– lingkungan kawasan kantor pemerintahan Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang biasanya selalu tampak bersih dari sampah, namun mendadak mulai terlihat pada beberapa titik, terutama diatas trotoar terdapat tumpukan sampah. Kabarnya, gunungan sampah tersebut sudah beberapa hari sengaja tidak angkut hingga membuat pemandangan pun semraut.
Usut punya usut, berdasarkan informasi beberapa petugas kebersihan bahwa ternyata tumpukan sampah tersebut sengaja tidak diangkut mobil sampah, yang mana sikap itu ditunjukan mereka sebagai bentuk protes terhadap perusahan penyedia jasa outsourcing PT Sentra Marahai Lestari (SML), lantaran diduga belum bayar upah mereka selama dua bulan.
Akibatnya, wajah pusat pemerintahan yang seharusnya menjadi cerminan kebersihan justru dipenuhi penampakan tumpukan sampah. Petugas kebersihan pun pertanyakan gaji mereka yang kerap terlambat bayar hingga tertunggak berbulanan, padahal mereka tak pernah alpa kerjakan kewajiban.
Sementara upaya konformasi awak media ini terhadap pimpinan PT SML, Cristian Namotemo, soal dugaan tunggakan gaji yang berdampak pada menumpaknnya sampah sejak Senin (29/6) kemarin hingga berita ini naik ke meja redaksi, ternyata menanu Bupati Halut, itu tak kunjung memberikan respon berupa klarifikasi atas pertanyaan yang disampaikan.(cal)












