HARIANHALMAHERA.COM– warga Gura, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mengaku kesal terhadap kehadiran proyek jalan setapak yang menggunakan material paving blok di Desa mereka. Pasalnya, alih-alih dapat membuat mereka nyaman dengan infrastruktur tersebut, namun kenyataan proyek baru beberapa bulan dikerjakan itu malah sudah rusak parah.
Informasi yang disampaikan warga bahwa proyek jalan setapak tersebut bersumber dari APBD Halut tahun anggaran 2025, yang mana telah dikerjakan vendor bernama Alvis. Namun, proyek baru seumur jagung itu sudah rusak parah akibat diduga proses pekerjaanya asal jadi.
Terpisah Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Halut, Frans Babua, pun tak mengelak kalau proyek tersebut baru beberapa bulan telah selesai dikerjakan. Kepada awak media, Frans, mengakui bahwa proyek jalan tersebut berada dibawa tanggung jawab Disperkim Halut yang vendor bernama Elvis.
“Iya benar, jalannya sudah rusak dan pekerjaan tahun 2025 kemarin, tapi sekarang sudah dalam perbaikan,”katanya, Senin (29/6).
Saat disentil soal besaran anggaran pekerjaan proyek jalan tersebut, Frans belum dapat memberikan keterangan lantaran tidak mengtehui secara pasti. “Tunggu sebentar, saya cek dulu anggarannya,”ujarnya singkat.(red)












