Sebagian Pedagang Masih Jualan di Pasar Lama, Satpol PP Diminta Turun Tertibkan

0
80
Sejumlah pedagang yang masih berjualan di pasar lama (Foto : Istimewa)

HARIANHALMAHERA.COM–Sejumlah pedagang di pasar Inpres II Tobelo kembali mendesak Pemerintah Desa (Pemdes) Rawajaya, Pemerintah Kecamatan Tobelo dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Halut untuk turun melakukan penertiban terhadap sebagian pedagang yang masih berjualan di eks pasar lama, yakni sepanjang jalan belakang toko Galaxy Mart, Desa Rawajaya. Hal itu disampaikan para pedagang pasar Inpres II Tobelo lantaran sangat berpengaruh pada pendapatan mereka di pasar baru tersebut.

Rahma Manyila, salah satu pedagang asal Rawajaya mengatakan bahwa relokasi pedagang ini merupakan program pemerintah daerah sehingga sebagai warga Rawajaya tentu sangat mendukung dengan bersedia berjualan di pasar baru, tetapi mirisnya ada sejumlah pedagang yang dari luar Rawajaya datang dan berjualan di pasar lama.

“Alasannya pemerintah bahwa relokasi pedagang ini untuk penataan kota sehingga semua pedagang direlokasi ke pasar baru (Inpres II Tobelo), namun faktanya hingga saat ini masih ada pedagang yang datang berjualan di pasar lama, bahkan sebagian dari mereka merupakan pedagang dari luar Rawajaya,”katanya, selasa (10/1).

Mewakili pedagang Inpres II Tobelo, dia pun meminta Pemdes Rawajaya, Camat Tobelo dan Satpol PP agar segera melakukan penertiban terhadap pedagang yang masih berjualan di pasar lama.

“Tolong ditertibkan, entah ke pasar baru Inpres Dua Tobelo, ke pasar Modern Plaza atau pasar Higienis,”tandasnya.

Lagi, sejumlah pedagang kembali mendatangi kantor Desa Rawajaya, Rabu (11/01) (Foto : Pemdes)

Dia menegaskan bahwa apabila permintaan mereka tersebut tidak diindahkan maka mereka tidak segan-segan akan turun langsung melakukan penertiban dengan cara mereka sendiri.

“Saya akan membawa seluruh pedagang dari pasar baru Inpres Dua untuk turun melakukan penertiban,”tegasnya.

Sementara Kepala Desa Rawajaya, M. Iksan Madu, saat dikonfirmasi menuturkan bahwa Pemdes Rawajaya sudah berkoordinasi dengan Camat Tobelo dan Kasatpol PP serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Halut untuk melakukan penertiban, dimana dalam waktu dekat akan dilakukan penertiban.

“Kami minta pedagang yang ada di pasar baru Inpres II untuk menahan diri dan menyerahkan masalah penertiban kepada kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, ujar dia melalui pesan singkat WA,”tuturnya.(rif/dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here