Baca! Operasi Selaput Dara Tak Kembalikan Keperawanan

0
615
ILUSTRASI operasi selaput dara. (foto: tempo.co)

HARIANHALMAHERA.COM— Banyak perempuan yang ingin melakukan operasi selaput dara. Semuanya memberikan alasan yang sama. Ingin mengembalikan keperawanan. Ini membuktikan banyak yang belum tahu, bahwa operasi selaput dara tidak berhubungan dengan keperawanan.

“Tidak ada persyaratan khusus, sama aja seperti operasi biasa. Tapi, yang lebih penting adalah mentalnya. Kalau tujuannya pengen perawan lagi, ya ga akan bisa,” kata dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG, Gynecologist, ketika ditemui di RSPI Puri Indah, Jakarta Barat, belum lama ini, melansir jawapos.com.

Menurutnya, mengembalikan status keperawanan bukanlah diagnosis dokter. Kewajiban dokter hanyalah mengembalikan selaput dara yang tidak utuh menjadi utuh.

Setelah sejumlah pengertian disampaikan, ternyata banyak juga yang pada akhirnya tidak jadi menjalankan operasi. Sebab, akhirnya baru mengerti kalau operasi tersebut tidak perlu dilakukan apabila maksudnya mengembalikan keperawanan.

“Generasi milenial sekarang menerima semua apa adanya. Kembali lagi, konseling apa yang dia minta. Konseling menyeluruh, kejiwaannya seperti apa. Banyak yang datang tapi banyak yang tidak jadi. Jarang yang oke, go langsung melanjutkan,” tambah Ni Komang Yeni Dhana Sari.

Namun, bagi orang yang sudah melakukan operasi ada hal yang perlu dihindari. Pertama, setelah operasi selama 6-8 minggu tidak boleh berhubungan seksual dulu. Hal ini untuk menghindari terjadinya pendarahan, karena butuh waktu untuk luka operasi itu sembuh.

Lalu, hindari aktivitas berenang, sauna, atau mandi bathtub spa, untuk menghindari adanya infeksi. Sementara berbicara mengenai harga, biaya yang dikeluarkan cukup variatif, sekitar 20 hingga 30 juta rupiah.(jpc/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here