Kep SulaMaluku Utara

Pemprov Cuek, Warga Patungan Bangun Jembatan Darurat

×

Pemprov Cuek, Warga Patungan Bangun Jembatan Darurat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi : Warga empat Desa di Mangoli Tengah, Kepulauan Sula, Maluku Utara, gotong-royong membangun kembali jembatan yang rusak. (Foto: Hartati Paningfat/Kumparan)

HARIANHALMAHERA.COM–Warga Desa Wailoba Kecamatan Mangoli Tengah, Kepulauan Sula (Kepsul) terpaksa harus patungan untuk membuat jembatan darurat.

Upaya swadaya ini dilakukan warga ini dikarenakan ruas jalan Wailoba-yang Waitinagoi yang merupakan satu-satunya akses darat menuju Desa Capalulu itu, tidak lagi bisa dilewati akibat luapan air sungai.

Roslina Samuda warga Wailoba kepada wartawan mengatakan, sampai saat ini ruas jalan provinsi itu tak kunjung diperbaiki. “Kalau musim hujan, kami harus lewat hutan belantara dengan jarak tempuh sekitar 20 kilo,” terang Roislina, Rabu  (18/9).

Dia mengaku, kondisi ini sudah berlangsung lama, namun tidak ada perbaikan yang dilakukan Pemprov. Lantaran tidak ada kejelasan, warga pun terpaksa turun tangan membangun jembatan darurat secara swadaya.

“Kita terpaksa buat jembatan darurat sebab satu-satunya jalur tercepat  hanya lewat jalan Waitingoi-Wailoba,” katanya

Dia berharap kedepan Pemprov bisa memperhatikan jalan  Waitinagoi-Wailoba maupun beberapa jembatan yang berada di jalan Provinsi. ” Saya berharap pemerintah bisa memperhatikan jalan Waitinagoi-Wailoba yang saat ini jembatan  sudah semakin rusak.” harapnya. (lfa/pur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *