Defisit Mengancam Keuangan Pemkot

0
447
Kantor Walikota Ternate (Foto : Malut Post)

HARIANHALMAHERA.COM– Defisit benar-benar mengancam APBD Kota Ternate tahun ini. Hal ini dapat dilihat dari capaian Pendapatan Daerah khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate.

Dimana hingga akhir Juni ini, prosentase capaian PAD masih jauh dari angka 50 persen. Data dari Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi daerah (BP2RD) menunjukan realisasi PAD baru 28,11 persen yakni Rp. 34.252.634.819.64 dari target yang ditetapkan sebesar
Rp.121.642.200.000.

Dari tiga jenis PAD, capaian pajak daerah memang sedikit menggebirakan. Meski belum
menyentuh angka 50 persen, setidkanya dari laporan BP2RD, progress pajak daerah sudah
mencapai 45,78 persen.

Yang lebih parah yakni rertibusi daerah. Bagaimana tidak, hingga Juni progresnya baru 18,05 persen. Begitu juga dengan lain-lain PAD yang sah. Dimana dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 25.547.200.000, yang baru tercapai Rp. 1.693.677.739. 64.

Kepala BP2RD Ahmad Yani menuturkan, idealnya capaian PAD sudah mencapai Rp.
50,684,250,000 dari total target, dimana capaian per bulan Rp. 10,136,850,000. “Inilah yang membuat kondisi keuangan daerah tidak satabil,” terangnya.

Pada prinsipnya transfer pusat normal tinggal yang harus di perhatikan capaian PAD untuk
menyeimbangkan kondisi keuangan supaya posisi kas aman. “Kalau Kas tobel pasti PAD
karena dia tidak menopang,” ujarnya.

Meski kondisi keuangan tengah krisis, dia menegaskan belum ada kegiatan SKPD yang
dibintang. Hanya saja, untuk mengimbangi kondisi kas, ada SP2D sebagian SKPD belum bisa diterbitkan. “Tapi belum dibintang karena kalau ditunda harus ada SK walikota,” ucapnya. (lfa/pur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here