HARIANHALMAHERA.COM– pengakuan jujur yang mendalam diungkapkan oleh Muammar Ternate, setelah menyaksikan langsung kelembutan hati Haji Romo Nitiyudo Wachjo. Betapa tidak, kalau bukan sikap ramah sosok dermawan yang akrab disapa Haji Robert, tentu Muammar, pun bakal jalani hidup sehari-hari dibalik tingginya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo.
Tokoh pemuda Desa Akelamo Kao, Kecamatan Kao Teluk ini pun menuturkan bahwa Haji Robert tak sekedar sosok pengusaha pemegang mayoritas PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), tetapi seorang dermawan benar-benar berjiwa penolong orang susah, termasuk mereka yang sengja berbuat salah terhadapnya.
“Tanggal 10 Maret kemarin tak sangka-sangka beliau (Haji Robert,red) hadiri langsung diruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tobelo. Sontak, saya pun terkejut dengan sosok yang memang sangat familiar, itu justeru tampil sedehara lalu bermohon kepada hakim pada sidang putusan untuk memberikan hukuman yang seringan-ringannya kepada saya, yang tidak begitu di kenal orang, bukan anak seorang pejabat atau perwira,”katanya, Minggu (15/3).
Sikap Haji Robert itu lanjutnya, memang belum pernah dilakukan pejabat public, kepala daerah apalagi pengusaha besar, yang mana beliau menunjukan bahwa dirinya berdiri sama tinggi dan duduk sama rata bersama orang-orang susah.
“Alhamdulillah, saya begitu terharu saat menyaksikan kejadian itu di Pengadilan Negeri Tobelo. Selama 5 bulan di penjara kalau dilihat tentu singkat, tetapi kalau dijalani memang sangatlah lama, apalagi orang seperti saya tentu sangat berat, karena disudut trali besi telah menghalangi pandangan saya dengan anak istri,”ungkapnya.
Muammar pun mengaku bahwa untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, selama dirinya terpenjara 5 bulan, telah terpaksa menjual fondasi rumah hingga gadaikan kebun kelapa selama 5 tahun.
“Saya tidak bisa membayangkan kalau Pak Haji Robet, tidak memaafkan saya, harta apa lagi yang harus saya jual untuk penuhi kebutuhan anak istri saya. Jujur, saya sangat terharu dengan keramahan hati beliau yang banyak orang hina, kritik hingga fitnah tetapi beliau tetap teguh hadapi, bahkan masih buka pintu maaf untuk mereka yang bersalah, seperti yang saya lakukan,”pungkasnya.
“Maka dari itu saya beserta keluarga mengucapkan terimakasih atas kebaikan hati pak Haji Robet. Benar kata pepatah, jangan menilai seseorang dari kejauhan tapi mendekatlah maka kau akan mengetahuinya, dan saya bersaksi Pak Haji Robet, itu orang baik,”tuturnya.(rif)












