HaltengMaluku Utara

IWIP Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan Melalui Semangat Hari Kartini

×

IWIP Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan Melalui Semangat Hari Kartini

Sebarkan artikel ini
Talk show yang menghadirkan perwakilan RRI Ternate, Hubungan Industrial, dan Departemen Komunikasi IWIP

HARIANHALMAHERA.COM– PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan di kawasan industri dan pertambangan melalui kegiatan peringatan Hari Kartini bertema “Perempuan Berdaya, Komunikasi Bermakna”, yang diselenggarakan pada 21 April 2026.

Peringatan Hari Kartini ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun ruang sosial yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, IWIP menghadirkan ruang dialog dan edukasi guna mendorong perempuan agar semakin berdaya dan mampu menghadapi tantangan di era industri modern.

Kegiatan tersebut diisi dengan talkshow interaktif yang terbagi dalam tiga sesi utama, yakni perempuan dalam media, inspirational talk, dan penyuluhan kesehatan perempuan. Ketiga tema ini dipilih sebagai wujud perhatian perusahaan terhadap pentingnya penguatan kapasitas komunikasi serta kesadaran kesehatan sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas hidup.

Penyuluhan kesehatan yang diberikan oleh perwakilan Wedabay Medical Center

Dalam sesi inspirational talk, Manajer Employee Engagement IWIP, Inggrit Gosal, membagikan pengalamannya meniti karier di lingkungan perusahaan. Ia menyampaikan bahwa selama bekerja di IWIP, dirinya tidak menemukan hambatan berarti sebagai perempuan.“Sejauh saya bekerja di sini, belum pernah menemukan tantangan yang berarti sebagai perempuan,” ujar Inggrit.

Mengawali karier sebagai Senior Officer, Inggrit mendorong para peserta untuk terus mempersiapkan diri dalam menghadapi peluang. “Keberuntungan adalah ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan,” tambahnya.

Selain penguatan kapasitas, IWIP juga memberikan perhatian pada aspek kesehatan perempuan melalui penyuluhan yang disampaikan oleh dr. Mahavira Patria E. Pariela dari Weda Bay Medical Center. Materi yang diberikan menekankan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat agar perempuan dapat menjaga kualitas hidup secara berkelanjutan.

Peserta dan narasumber kegiatan Women Empowerment: Perempuan Berdaya, Komunikasi Bermakna

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, Weda Bay Project juga telah menyediakan berbagai fasilitas dan kebijakan yang mendukung kebutuhan pekerja perempuan, di antaranya kebijakan cuti haid, perlindungan bagi pekerja hamil, serta ruang laktasi bagi ibu menyusui.

Pekerja hamil dapat memperoleh pemeriksaan rutin di Weda Bay Medical Center untuk menjadi dasar penyesuaian pekerjaan sesuai kondisi kesehatan. “Perusahaan juga menyediakan ruang laktasi bagi pekerja perempuan yang sedang menyusui dan membutuhkan tempat untuk memerah ASI,” jelas Diah Kencanawatti U.S, perwakilan Industrial Relations IWIP.

Dalam sesi bertema perempuan di media massa, peserta diajak memahami pentingnya peran perempuan dalam membentuk narasi, menyuarakan aspirasi, dan menghadirkan perspektif yang inklusif di ruang publik. Sementara itu, pembahasan mengenai perempuan di media sosial menyoroti pentingnya literasi digital agar perempuan dapat memanfaatkan platform digital secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.

Inspirations Talk yang diberikan oleh Inggrit Gosal, Employee Engagement Manager IWIP

Salah satu peserta, Virgianny Pelengkahu, pekerja di Wisma Tsingshan, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.“Kegiatan ini sangat seru karena kami bisa bertemu dengan banyak perempuan hebat dan mendapatkan ilmu baru. Untuk seluruh perempuan di Weda Bay Project, tetaplah menjadi perempuan yang berani, tangguh, dan percaya bahwa kita bisa menjadi apa pun yang kita inginkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, IWIP menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Dukungan terhadap pekerja perempuan diwujudkan tidak hanya melalui peringatan Hari Kartini, tetapi juga lewat penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, kesempatan pengembangan kapasitas, dan ruang partisipasi yang terbuka bagi seluruh pekerja perempuan.(Ir)

Tinggalkan Balasan