AdvertorialMaluku UtaraPemprovPulau Morotai

TNI AU Siap Suplay Pengajar dan Instruktur SMKS Digrantara

×

TNI AU Siap Suplay Pengajar dan Instruktur SMKS Digrantara

Sebarkan artikel ini
MULAI BANGUN TAHUN DEPAN: Kadikbud Malut, Imam Makhdy Hasan, Sekprov Malut Samsuddin A Kadir, Pangkoops TNI AU III, Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga, Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK), usai penandatanganan MoU pembangunan SMKS Dirgantara

HARIANHALMAHERA.COM–Pembangunan Sekolah Kejuruan Penerbangan yang dipusatkan di Pulau Morotai, bakal segera dimulai. Ini menyusul nota kesepamahaman (MoU) pembangunan Sekolah Menangah Kejuruan Swasta (SMKS) Dirgantara telah ditandatanganani antara Pemprov Malut dengan pihak TNI AU.

Penandatanganan MoU yang dipusatkan di Stasion Gelora  Kieraha Ternate Minggu (11/10) itu, dilakukan langsung langsung Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) dengan Panglima Komandan Operasi (Pangkoops) TNI AU III, Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga .

AGK sendiri usai penandatanganan MoU mengucapakan terimah kasih kepada Pangkoopsau III  bersama ibu serta segenap jajarannya yang telah datang ke Malut .

“Tentunya di usia yang ke-21 tahun Maluku Utara  dan HUT TNI ke-75 ini, kami sangat berterima kasih atas kehadiran pak Jenderal dalam agenda penandatangan MoU untuk pembangunan gedung sekolah Dirgantara di Lanud Morotai,” ucapnya.

Dengan dibukanya SMKS Dirgantara ini, dipastikan akan semakin banyak bakat serta minat para putra/putri untuk menjadi insan prajurit TNI yang siap membela NKRI.

“Insha Allah dengan hadirnya sekolah Dirgantara, maka akan semakin banyak pula prestasi yang diraih para putra/putri (pelajar) Maluku Utara. Prestasi yang dimaksudkan adalah, menjadi penerjun yang baik, menjadi tekhnik penerbangan yang baik serta menjadi prajurit TNI yang baik,” jelasnya.

AGK berharap kuota penerimaan putra/putri prajurit TNI AU juga semakin bertambah banyak, mengingat Morotai merupakan salah satu daerah pulau terluar Indonesia.

Sementara itu Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga mengatakan, MoU pembangunan SMKS Dirgantara ini tidak semata-mata hanya untuk Kedirgantaraan saja, namun ada yang lebih luas lagi yaitu menanamkan rasa nasionalisme pada anak muda. “Disiplin, beretika dan tatakrama, sehingga generasi muda kedepan menjadi generasi yang unggul serta berakhlak mulia,” katanya.

Menurutnya, SMK Dirgantara ini konsepnya boarding school (seluruh siswa masuk asrama). Tujuannya adalah untuk membekali siswa tidak saja pengetahuan umum, tetapi juga pengetahuan khusus terkait dengan wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

Suami Dian Puspita Sari ini juga berharap dukungan dari semua lapisan masyarakat Malut, untuk ikut menyukseskan pembangunan SKMS ini pada 2021 nanti.

“Pembangunan direncanakan di Lanud Leo Watimena Morotai. Di sana sudah disiapkan lahan kurang lebih 2 hektar.  Tapi jika dibutuhkan akan ditambah lagi. Dengan harapan para putra/putri Maluku Utara dapat menjadi siswa Dirgantara,”  akunya.

Sekolah ini nantinya, setiap daerah di Malut bisa mengirimkan sebanyak 10 siswa terbaiknya. Sedangkan untuk tenaga pengajar, pihaknya tetap berkordinasi dengan Dikbud Malut untuk mendapatkan kualifikasi tenaga pengajar terbaik dan TNI AU untuk menjadi intruksur.

“Ouput-nya kalau mereka ini nanti mau melanjutkan ke TNI silahkan, namun yang jelas mereka  adalah ini disiapkan  SDM yang unggul dan memiliki jiwa nasionalisme,” tegasnya.

Kadikbud Malut, Imam Machdi Hasan mengatakan mendukung penuh segala upaya demi memajukan pendidikan di Malut. “Termasuk diantaranya, membuka akses pendidikan bagi putra/putri Malut di bidang Kedirgantaraan sebagai langkah kongkirit dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman,” ucapnya.

Penandatanganan MoU juga disaksikan Ketua DPRD Malut Kuntu Daud Wakapolda, Kabinda, Danlanud Leo Watimena Morotai, Danlanal Ternate, Sekprov, pimpinan OPD.

Sekadar diketahui, ditengah acara penandatanganan MoU itu, para undangan dan masyarakat disuguhkan dengan aktraksi terjun payung dari TNI AU. (adv/lfa/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *