APBD Malut 2023 Diketok Rp 4 Triliun

Gelar Pertemuan Tertutup Sebelum Disahkan

0
86
Suasana rapat tertutup antara fraksi-fraksi di DPRD Malut dengan Wakil Gubernur (Wagub) M Al Yasin Ali dan TAPD di gedung DPRD Malut kemarin

HARIANHALMAHERA.COM–Selesai sudah rangkaian penbahasan Rancangan APBD 2023 antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Malut.

Kemarin (30/11), dokumen keuangan itu resmi disahkan menjadi APBD dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Malut. di Sofifi.

Ada yang menarik dalam paripurna pengesahan itu. Dimana, Wakil Gubernur (Wagub) M Al Yasin Ali yang hadir mewakili Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK), bersama TAPD sempat menggelar pertemuan secara tertutup dengan Banggar.

Belum diketahui pasti apa yang dibahas dalam pertemuan yang berlangsung sejak pagi di ruang rapat DPRD itu. Informasi yang diperoleh, pertemuan itu membahas beberapa pos anggaran yang belum adanya titik temu dalam rapat firnalisasi tahap akhir sebelumnya.

Dari amatan koran ini, rapat tertutup kemudian diskors karena memasuki waktu Salat Duhur. Dan dilanjutkan kembali dan baru berakhir sekitar pukul 16.00.

Usai pertemuan tersebututp itu, kemudian dilanjutkan dengan paripurna sekeitar pukul 16.21, molor dua jam dari jadwal yang ditentukan yakni pukul 14.00 WIT.

Kepala Badan Pengelahan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ahmad Purbaya mengatakan, Rabu kemarin merupakan batas akhir pengesahan APBD sebagaimana yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. “Jadi setelah disahkan, segera akan kita kirim ke Kemendagri untuk dievaluasi,” tukasnya

Dalam APBD 2023 disepakati anggaran belanja daerah sebesar Rp 4 triliun. Sementara untuk pendapatan daerah disepakati sebesar Rp 4,1 triliun lebih. Di tahun 2023, Pemprov menargetkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 69.72, sedangkan tingkat kemiskinan ditargetkan 6,25 persen.

Adapun tingkat pengangguran terbuka (TPT) ditargetkan 4,62 persen. Sementara laju pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 12,60 persen.   Selain itu, pendapatan perkapita ditargetkan sebesar Rp 30,74 Juta , dan indeks rasio gini ditargetkan pada angka 0,285. Sedangkan untuk laju inflasi tahunan diperkirakan berada di 2,25 persen. ”Kalau dorang su rancang berarti dorang harus usaha untuk mencapai  target,” terang Wagub.(lfa/pur).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here