HalutHukum

VCS Mirip Bupati Halut Terus Disoroti, Mahasiswai: Diam Tanpa Klarifikasi Kemungkinan Itu Betul

×

VCS Mirip Bupati Halut Terus Disoroti, Mahasiswai: Diam Tanpa Klarifikasi Kemungkinan Itu Betul

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi vedio call sex

HARIANHALMAHERA.COM– dugaan skandal asusila berupa video call sex (VCS) yang diduga mirip Bupati Halut terus menuai gelombang sorotan. Pasalnya, kasus tersebut tak hanya mencoreng citra Pemkab Halut tetapi ikut menyeret marawah Bupati Halut ke narasi negative.

Sorotan tajam kali ini disampaikan oleh Sandi Naim, salah satu generasi emas Halut. Tak tanggung-tanggung, mahasiswa pascasarjana asal Halut ini pun mengatakan bahwa jika Bupati Halut, Piet Hein Babua tidak segera memberikan klarifikasi resmi pada publik terkait VCS yang miripnya itu terus beredar luas di masyarakat. tentunya besar kemungkinan vedio tak senonoh itu telah menjadi tamparan keras sehingga bersikap bungkam.

“Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari Bupati Halut. Tentu, kalau tidak ada klarifikasi soal VCS ini maka yang bersangkutan tidak mengelak, dan kalau demikian maka wajib hukum aparat penegak hukum harus bertindak, bahkan DPRD sekalipun ikut seret kasus tersebut ke hak interpelasi,”tandasnya, Selasa (10/3).

Kasus VCS mirip Bupati Halut ini sendiri lanjutnya, sebelumnya telah dilaporkan secara resmi ke Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) RI Bareskrim Mabes Polri oleh Jonatan Panjaitan, melalui lembaga Himpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Raya, pada Senin, 22 September 2025, sehingga tinggal menunggu kepastikan.

“Hingga kini belum ada perkembangan yang jelas, sehingga memunculkan berbagai spekulasi liar di tengah masyarakat terkait kasus VCS mirip Bupati Halut tersebut, tetapi perlu diketahui bahwa kalau skandal ini terus didiamkan maka public sudah tahu kebenaran vedio itu,”ujarnya.

Langkah yang diambil oleh Jonatan Panjaitan maupun Usman Mansur terkait kasus VCS itu menurutnya, merupakan bentuk kepedulian terhadap etika, moralitas, dan integritas pejabat public, sehingga kalangan masyarakat Halut harus beri dukungan penuh untuk tuntaskan kasus tersebut.

“Sebagai pejabat publik, Bupati seharusnya mampu menjaga integritas dan kehormatan jabatan. Jika memang ada video yang beredar di ruang publik, maka klarifikasi adalah hal yang wajib. Ini tidak boleh dibiarkan menggantung tanpa penjelasan,”tegasnya.

“Jika dibiarkan terlalu lama tanpa kejelasan, publik bisa kehilangan kepercayaan. Negara tidak boleh terlihat diam ketika dugaan skandal yang menyangkut pejabat publik menjadi konsumsi masyarakat luas,”tuturpnya.(cal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *