HARIANHALMAHERA.COM– kerja sama Tim SAR Gabungan dengan relawan masyarakat Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dalam pencarian sekaligus evakuasi tiga jasad pendaki gunung berapi Dukono, diapreasi setinggi langit oleh Basarnas Maluku Utara. Sebab, selama tiga hari berturut mereka semua berjuangan tanpa letih dibawa erupsi vulkanik hanya untuk satu tujuan, yaitu misi kemanusiaan.
Dalam konfrensi pers pasca evakuasi, Minggu (10/5) kemarin, Pangdam XV/Patlimura, Mayjen. TNI Dody Triwinarto, pun menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan Tim SAR Gabungan dalam mencari tiga jasad pendaki korban erupsi Dukono hingga berhasil mengevakuasi para korban ke dataran.
“Rekan-rekan semua luar biasa, saya tau perjuangan kalian semuanya sangat hebat, karena menghadapi medan yang cukup jauh menantang, ditengah erupsi gunung berapi tapi dengan semangat dan do’a kalian, semuanya bisa berjalan dengan baik. Untuk itu kami sangat mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa,”ucapnya.
“Yang paling terpenting, semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini. Kita semua yang bertanggungjawab, jangan sampai sudah ada peringatan status waspada II, kita membiarkan orang naik ke atas, jadikan ini Pelajaran buat kita,”sambungnya.

Senada disampaikan Bupati Halut, Pier Hein Babua, bahwa Pemda Halut tentu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Tim SAR Gabungan, terutama pada warga Mamuya yang sudah ikut berpartisipasi dalam operasi ini.
“Selaku pemerintah daerah tentunya kami sangat menyampaikan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam proses ini, di bawah komando Basarnas dan juga petunjuk dari Panglima Kodam Pattimura, Danrem 152 Baabullah, Kodim 1508/Tobelo, Kapolres serta seluruh jajaran dan warga yang terlibat, kami patut memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya atas segala Upaya yang telah dilakukan sehingga tugas kemanusiaan bisa kita selesaikan hari ini,”tuturnya.
Sementara, Kepala Basarnas Malut, Iwan Ramdani, menambahkan bahwa proses evakuasi sudah selesai setelah menemukan tiga jasad pendaki korban erupsi tersebut dan tentu ini bukti bahwa senergitas serta kolaborasi yang baik lintas sectoral baik dari Basarnas, TNI/Polri, Pemda Halut dan masyarakat, sehingga bisa terlaksana, terstruktur dan terorganisir dengan baik.
“Terima kasih atas perjuangannya di puncak Dukono, ini merupakan sebuah hal yang sangat luar bisa dan yang paling utama adalah dukungan dari masyarakat sekitar yang hebat dan sangat luar biasa memberikan petunjuk serta sangat membantu baik pikiran maupun alat dan keperluan dalam proses pencarian ini. Untuk itu mewakili Pemerintah Pusat dan Badan SAR Nasional mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,”ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Mamuya, Budiman Djuma menegaskan bahwa semua masyarakat harus menaati edaran dari pemerintah terkait penutupan permanen pintu pendakian Dukono agar ke depan bisa memberikan image yang bagus terhadap kita. “Selaku pemerintah desa kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas korban pendaki dukono dan beersyukur karena sudah berhasil dievakuasi semua. Atas kejadian ini kami meminta kepada semua pihak agar menaati edaran pemerintah,”tegasnya.
Kades Budiman juga berharap Pemda Halut melalui intenasi teknis pengelola pariwisata agar bisa memperhatikan wisata pendakian gunung berapi Dukono. “Kami menginginkan ada kolaborasi yang baik antara pemandu, pihak desa dan pemerintah daerah, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan resiko-resiko yang bakal timbul seperti ini, tidak terjadi lagi di kemudian hari, karena sejauh ini wisatawan yang melakukan pendakian sering tidak melapor ke pemerintah desa sebagai pintu masuk Dukono,”ungkapnya.
“Memang ada sekelompok warga yang diinvetalisir pemilik kebun di jalur pendakian. Mereka mendapat ijin dari Kementrian Kehutanan untuk melakukan pengelolaan kawasan hutan, salah satunya melayani eko wisata Dukono. Untuk itu kedepan harus ada kolaborasi dengan pemerintah desa agar segala resiko bisa diantisipasi,”sambungnya.(rif)












