HARIANHALMAHERA.COM– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) pastikan dalam waktu dekat akan melakukan penataan kembali jalur transportasi, khusunya becak motor (Bentor) di pusat kota Tobelo. Langkah itu diambil Disbuh sebagai antisipasi terjadi salah paham para pencari nahkah bidang jasa transportasi sekaligus ciptakan suasana kota yang tertib.
Tak hanya penataan jalur, Dishub Halut juga dikabarkan bakal melakukan penertiban terhadap pengurus bentor, menyusul adanya usulan dari para penarik kendaraan roda tiga tersebut lantaran mengakui organisasi bentor sudah sangat banyak, sehingga membingungkan mereka dengan aturan yang dibuat.
Kepala Dishub Halut, Wahyudi Ahmad, pun membenarkan adanya rencana penertiban terhadap jalur bentor tersebut. Kepada awak media, Kadishub Wahyudi, mengatakan bahwa langkah itu bakal diambil lantaran sudah adanya pertemuan dengan perwakilan pengurus bentor beberapa waktu lalu di Kantor Dishub Halut.
Bahkan terpisah, wakil ketua pengurus bentor FMKBT, Muhamad Dokter, mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut terdapat beberapa point yang dibahas diantaranya akan dilakukan pendataan kembali jumlah bentor yang beroperasi melalui KIR, penertiban trayek bentor, kemudian penataan kembali jalur sesuai warna.
“Iya, akan dilakukan penertibab, jadi, Dishub akan melakukan pendataan melalui KIR nanti dengan memasang stiker di masing-masing bentor dan jalur bentor akan dikembalikan yakni berdasarkan dua warna biru dan kuning dengan sistem keluar bergantian,”katanya, Sabtu (9/5).
Penataan jalur oleh Dishub Halut itu lanjutnya, tentu disambut baik, karena dipastikan dampaknya sangat bermanfaat, bahkan sebagian besar penarik bentor mengusulkan agar Dishub terlebih dahulu melakukan penertiban pengurus, karena ada beberapa organisasi bentor yang muncul.
“Jadi kami usulkan ke Dishub agar lakukan penertiban kepengurusan bentor dulu, karena sebelumnya hanya satu, tetapi pasca Pilkada tahun 2020 silam muncul organisasi baru. Sehingga masing-masing organisasi membuat kebijakan berbeda. Ini yang membuat bentor di Tobelo sudah tidak tertata lagi,”ungkapnya.
“Olehnya itu kami berharap Dishub Halut harus melakukan penertiban organisasi kemudian penataan jalur agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,”pintanya.(rif)












