HARIANHALMAHERA.COM– aksi pencurian alat tangkap berupa perahu nelayan di Kota Ternate, yang kian marak terjadi membuat nelayan Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan pun merasa khawatir. Alhasil, mereka yang tergabung dalam kelompok nelayan sinar rejeki terpaksa pasang penerangan di bibir pantai hingga kamera pengawas (CCTV).
Ketua kelompok nelayan sinar rejeki, Karjo Salamat, mengatakan bahwa pemasangan lampu penerangan dan CCTV tersbeut merupakan bentuk ikhtiar untuk meningkatkan keamanan tambatan perahu.
“Langkah ini kami ambil untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena beberapa kali terjadi pencurian alat tangkap kami yang membuat kami merasa resah,”katanya, Kamis (23/7).
Mengingat lanjutnya, sebagian besar perahu dan fasilitas penangkapan ikan yang dimiliki oleh anggota kelompok diperoleh melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga mereka pun takut kehilangan alat tangkap maupun perlengkapan perahu lantaran kewajiban angsuran sekaligus mencari nafkah.
“Rata-rata fasilitas nelayan diperoleh melalui KUR. Kalau alat tangkap hilang, tentu nelayan paling dirugikan. Karena itu kami berinisiatif menjaga sendiri kawasan dengan memasang penerangan dan CCTV,”ujarnya.
Ia berharap langkah yang telah dilakukan oleh kelompoknya dapat meminimalkan tindak pencurian sekaligus meningkatkan rasa aman bagi para nelayan, bahkan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan pesisir dan meminta perhatian pemerintah serta aparat keamanan agar meningkatkan pengawasan di kawasan tambatan perahu nelayan.
Menurutnya, keamanan pesisir menjadi faktor penting agar nelayan dapat melaut dengan tenang tanpa kekhawatiran kehilangan alat tangkap yang menjadi penopang utama mata pencaharian mereka.(red)












