HalbarHalut

1 Desa di Halbar Ingin Pindah ke Halut

×

1 Desa di Halbar Ingin Pindah ke Halut

Sebarkan artikel ini
Kadis DPMD Halut, Wenas Rompis

HARIANHALMAHERA.COM–Jumlah penduduk dan Desa di Kabupaten Halmahera Utara bakal berpotensi bertambah, menyusul masyarakat Baja, salah satu Desa di Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dikabarkan telah ‘mendeklarasikan’ diri untuk masuk ke wilayah administrasi Pemerintah Kabupaten Halut.

Kabar ingin pindah oleh warga Baja ini pun mendapat respon positif dari Pemkab Halut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan dukungan DPRD Halut. Hal itu ditandai dengan rapat bersama yang berlangsung di DPRD setempat pada rabu (20/7).

Kepala DPMD Halut, Wenas Rompis, mengatakan, aspirasi masyarakat Baja tentu perlu direspon dan ditindaklanjuti, karena keinganan mereka itu bagian dari wujud Undang-Undang dan regulasi terkait pemindahan. “Soal keinginan warga Baja untuk perpindah penduduk tentu ada peraturan dan persyaratannya, namun kami Pemda Halut tentu sangat apresiasi langkah itu dan siap membantu realisasi keinginan mereka,”katanya.

Alasan perpindahan penduduk sendiri menurut Kepala DPMD Halut, adalah keluhan warga soal rentang kendali pelayanan pemerintahan terutama soal layanan kesehatan, pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya yang cenderung dekat ke Halut.

“Selama ini warga Baja ternyata lebih memilih berbelanja kebutuhan pokok hidup sehari-hari, bahkan sekolahkan anak di Halut termasuk mendapatkan layanan kesehatan, maka dengan dasar itu masyarakat Desa Baja berkeinginan untuk pindah ke Kabupaten Halut,”ujarnya.

Rencana pemindahan ini pun lanjut Wenas, berdasarkan keterangan dari warga sendiri bahwa mereka juga sudah menyurat ke Bupati Halbar, DPRD Halbar dan ke DPRD Kabupaten Halut. “Kami Pemkab Halut menindaklanjuti aspirasi itu setelah sebelumnya mendapatkan surat dari Pemdes Baja,”ungkapnya.

Sementara anggota DPRD Halut Dapil II Galela-Loloda, Budianto Gawasala, menambahkan perpindahan penduduk Desa Baja ke Kabupaten Halut tentunya mendapat sambutan postif dari DPRD Halut, sebab alasan perpindahan ini sangat rasional, yaitu ingin mendapatkan pelayanan yang maksimal. “Jadi kami dari Komisi I mungkin akan kembali mengecek informasi soal pelayanan publik tersebut apakah benar atau tidak. Rencananya bulan depan kami akan memverifikasi hal tersebut kelapangan,”imbuhnya.

DPRD dan Pemkab Halut lanjut Budianto, akan bersama-sama tindaklanjuti keinginan warga Baja dengan berkordinasi ke Dinas Capilduk Halut untuk pastikan jumlah penduduk sekaligus pendataan. “Untuk sementara kami proses verifikasi dulu lalu berkoordinasi dengan Pemda Halbar, sebab secara administrasi masih bagian dari masyarakat Halbar, jika hal ini juga di beri kebebasan pindah oleh Pemkab Halbar maka kami akan tindak lanjuti, agar mereka bisa pindah ke Halut,”ujarnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *