Ketua Komisi I DPRD Halut Kritisi Dokumen RAPBD 2022

0
311
KRITIK: Ketua Komisi I DPRD Irfan Soekoenay dalam rapat Banggar terkait pembahasan perencanaan awal Rancangan Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (RPJMD), sesalkan pembahasan mendadak RAPBD 2022.(foto: istimewa)

HARIANHALMAHERA.COM–Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Irfan Soekoenay, sesalkan dokumen rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 lambat dimasukkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halut.

Diketahui, DPRD sudah mulai melakukan rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama pemkab terkait pembahasan perencanaan awal Rancangan Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (RPJMD). Namun, secara tiba-tiba disodorkan Rancangan APBD tahun 2022.

“Ini konyol. Semestinya sudah diberikan beberapa hari sebelum rapat Banggar dimulai, supaya bisa ditelaah dengan baik. Kalau tergesa-gesa seperti ini sudah pasti hasilnya akan amburadul,” tegas Irfan.

Harusnya, menurut Irfan, perancangan APBD tahun 2022 diterima namun jangan dibahas langsung. “Semestinya diterima saja, tapi berikan waktu beberapa hari untuk mengkaji perancangan APBD yang ada, sehingga hasilnya bisa maksimal,” tandasnya.

Irfan berharap, ini menjadi pelajaran sehingga ke depan tidak lagi terjadi seperti ini. Sebab DPR bukan lembaga yang sesukanya diatur-atur. “Ini menjadi perhatian pimpinan DPRD dan Pemkab. Sebab, DPR ini lembaga negara. Semestinya tidak diatur sesuka maunya saja,” sesalnya.(san/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here