Kep SulaMaluku UtaraPolitik

Dulu Duel, Sekarang Duet

×

Dulu Duel, Sekarang Duet

Sebarkan artikel ini
Fifian Adeningsi Mus didampingi Muhammad Senin saat menerima rekomendasi PDI-Perjuangan di kantor DPP PDI-P kemarin

HARIANHALMAHERA.COM–SEPERTI di Halmahera Selatan (Halsel), kontestasi politik kekerabatan juga belum lepas di Pilkada Kepulauan Sula (Kepsul). Jika di Halsel ada pertarungan keluarga Kasuba, di Sula pun masih dibayang-bayangi keluarga Mus.

Berbeda dengan di Sula, pasca berakhirnya rezim Ahmad Hidayat Mus (AHM) yang satu dekade menjadi Bupati Sula, politik kekerabatan di Sula sempat menghilang dalam lima tahun kemarin. Tidak ada satupun kerabat AHM yang bertarung di Pilkada 2015.

Kini, politik kekerabatan itu pun muncul di Pilkada Sula tahun ini lewat sang adik, Fifian Adeningsi Mus. Fifian yang berpasangan dengan Muhammad Saleh Marasabessy (FAM-SAH) itu kini resmi memenuhi syarat pencalonan yakni 20 persen kursi di DPRD Sula.

Turunnya rekomendasi PDI-Perjuangan Nomor 1760/IN/DPP/VIII/2020 yang diterima FAM-SAH kemarin, menggenapi persyaratan pencalonan keduanya. Sebelumnya, FAM-SAH telah mengantongi tiga rekomendasi partai masing-masing Partai Bulan Bintang (PBB) yang memiliki 1 kursi di Dewan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 2 kursi, serta Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) dengan jumlah dua kursi.

Dengan rekom PDIP yang memiliki 2 kursi di Dewan, FAM-SAH pun resmi mengantongi 6 kursi dan siap mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dan Wabup Sula.

Menariknya adalah dukungan PDI-Perjuangan ke FAM-SAH. Sebab, seanjang perhelatan Pilkada Sula, partai berlambang moncong putih itu selalu menjadi rival partai Golkar dan sang kakak AHM.  Termasuk di Pilgub 2018 kemarin, PDI-P menjadi lawan AHM dengan mengusung pasangan AGK-YA

Ketua PDIP Malut Muhammad Sinen sebelumnya pernah memberikan sinyal bahwa selain di Kota Tikep, Koalisi PDIP-Golkar yang terjadi di tingkat nasional juga mengakar ke Kepulauan Sula.

Karena itu, pria yang disapa Ayah Erik ini bersama jajarannya akan all out menangkan FAM-SAH pada Pilkada Kepsul kali ini. “Karena PDIP dan Ketum PDIP, Ibu Mega rekomendasi yang diberikan ini dengan harapan harus menang. Saya selaku ketua DPD juga bertanggungjawab untuk bagaimana menenangkan FAM-SAH,” tegasnya.

Dia meyakini, meski lawan terberat kali ini adalah Hedrata Thes yang notabene calon petahana, FAM-SAH bisa merebut suara warga Sula. “Saya yakin dan percaya masyarakat di Sula masih punya hati nurani untuk daerah mereka ke depan,” pungkasnya. (lfa/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *