Diabetes karena Keturunan, Benarkah?

0
553
ILUSTRASI diabetes. (foto: net)

HARIANHALMAHERA.COM– Diabetes tidak hanya menjadi penyakit orangtua atau usia di atas 40 tahun. Namun, anak muda pun rentan terkena diabetes. Salah satu alasan, karena diabetes selain akibat pola gaya hidup tidak sehat, juga disebutkan karena faktor keturunan. Tapi, apakah benar karena faktor genetik?

Menjawab itu, simak penuturan dr Medha Satyarengga MD, yang dikutip dari detik.com. Dokter asal Indonesia yang memulai pendidikan spesialis penyakit dalam pada 2014 di New York City, di Mount Sinai St. Luke’s and Mount Sinai West hospitals ini menjelaskan, first degree relative (orangtua, kakak-adik, anak) adalah yang terutama.

“Kalau tidak ada turunan, screening umur 45 tahun. Kalau ada turunan, saya sarankan cek lebih awal, bisa umur 30-an. Kalau ada faktor risiko lain misalnya overweight bisa lebih dini lagi,” tulis dr Medha di akun Instagram miliknya @dokter.medha.

Ternyata benar bukan mitos. Diabetes bisa disebabkan karena faktor keturunan. Meski demikian, selain faktor turunan, ternyata faktor lingkungan juga sangat menentukan seseorang akan menderita diabetes atau tidak. Faktor lingkungan itu bisa berupa kegemukan (obesitas), pola hidup yang tidak sehat.

Ada temuan yang lain, walaupun orangtua penyandang diabetes, tidak berarti keturunannya serta-merta juga akan mengalami penyakit yang sama, faktor lingkungan itu juga akan sangat menentukan. Tidak semua anak yang orang tuanya menderita diabetes adalah penyandang diabetes juga di kemudian hari. Kuncinya mulai hidup sehat.(dtc/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here