Maluku Utara

Agustus, Posko Gustu Malut Pindah ke Sofifi

×

Agustus, Posko Gustu Malut Pindah ke Sofifi

Sebarkan artikel ini
Samsuddin A Kadir

HARIANHALMAHERA.COM–Gugus tugas (Gustu) Penanganan Covid-19 memang telah resmi dibubarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun untuk di tingkat daerah, pembubaran masih menunggu petunjuk dari Kementrian dalam negeri (Kemendagri).

Sekprov  Malut Samsuddin A Kadir  menjelaskan, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 itu, pada dasarnya bukan  membuarkan Gustu, melainkan mengintegasikan antara lembaga yang mengurus ekonomi dengan lembaga yang mengurus penanganan Covid -19.

Oleh Karena itu untuk penyesuaian itu di daerah masih menunggu  Petunjuk  dari pusat. “Kalau di pusat kan sudah jelas siapa menjabat, tetapi belum tentu sama di daerah begitu juga biasanya ada surat menteri dan kalau di daerah biasanya Mendagri akan menyurati seperti apa posisinya”,” katanya.

Lagipula di pasal lain dalam Perpres itu menyatakan gustu melaksanakan tugas seperti biasa sampai terbentuk satuan tugas komite. “Jadi ada komite dibawah komite ada satgas. ada satgas ekonomi dan satgas penanganan Covid -19,” bebernya.

Dikatakan, jika saat ini ada perubahan nomenklatur perubahan organisasi dalam perpres baru dalam penanganan covid-19, maka itu tetap akan ditindaklanjuti. “Sehinga rencannya kita akan membubarkan Gustu terlebih dahulu,  kemudian membentuk Komite yang membawahi Satgas ekonomi dan Satgas penanganan covid,” katanya

Walapun begitu, pihaknya belum melihat struktur didaerah seperti apa. Yang pasti dia menilai, tidak akan berbeda jauh dengan struktur yang ada di pusat. “Nanti akan ada petunjuk pelaksanaan terkait dengan komposisi komite itu seperti apa,” katanya.

Sambil menunggu petujuk dari pusat terkait status gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 di daerah, maka GTTP Covid-19 tetap akan melaksanakan tugas seperti biasa.

Bahkan, dia menegaskan posko GTPP Covid-19 Malut yang selama ini berpusat di Sahid Bela Hotel Kota Ternate akan dipindahkan di Sofifi.  Ini dikarenakan persiapan Rumah Sakit Umum (RSU) Sofifi yang merupakan satu dari RSU penanganan covid-19 mulai rampung.

Sekprov mengaku pemindahan posko dan aktivitas itu rencannya akan dilakukan bulan depan. Sebab pada Agustus mendatang RSU Sofifi telah siap dalam penanganan covid-19. “Pindah ke Sofifi itu merupakan hal terpisah dengan pembubaran Gustu penanganan covid-19. Meski begitu, Gustu Malut akan tetap dipindahkan ke Sofifi,” ujarnya.

Apalagi lokasi RSU Sofifi berdekatan dengan Gedung Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM), dimana di BPSDM memiliki ruangan pelatihan sebanyak 40 dan itu akan dijadikan lokasi karatina pasien covid-19.

Saat ini lebih dari seratus ruangan yang akan dijadikan lokasi karantina.  “Apalagi saat ini sudah ada pedoman protkol kesehatan ke 5, sehingga dari sisi karantina akan lebih ringan. Saat ini lebih diperbanyak dengan sosialisasi karantina mandiri,” ujarnya.

Samsudin menjelaskan, dengan rencana kepindahan tersebut, beberapa hotel yang ada di Ternate sebagai tempat karantina, sudah tidak diperpanjang lagi masa kontraknya. “Untuk laboratorium itu merupakan hal teknis, namun masih tetap berada di RSU Chasan Boeisorie. Sedangkan untuk TCM kemungkinan di RSU Sofifi. Itu nanti kita lihat perkembangannya,”akunya.

Kadinkes Malut dr. Sidi Umar menambahkan, pasien karantina di Grand Sahid Bela Ternate juga direncanakan akan dipindahkan ke Sofifi. Alasannya sirkulasi udara di hotel itu pun kurang baik untuk penanganan isolasi pasien Covid -19.  “Kalau terlalu dingin kan memperlambat penyembuhan sehingga itu nanti dikaji lebih dalam,” jelasnya.

Dengan pemindahan pasien karantina ke Sofifi ini, diharapkan bisa mempercepat proses penyembuhan. “Karena di Indonesia, kita di Maluku Utara paling lambat angka pasien sembuh,” tukasnya.(lfa/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *