Maluku UtaraPemprov

BISA TAK AKUR HINGGA AKHIR MASA JABATAN

×

BISA TAK AKUR HINGGA AKHIR MASA JABATAN

Sebarkan artikel ini
KH. Abdul Gani Kasuba dan M. Ali Yasin saat masih kampanye cagub-cawagub Malut (foto : net)

HARIANHALMAHERA.COM–Jelang berakhirnya masa jabatan pada tahun depan, ternyata sampai saat ini Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba (AGK) belum juga akur dengan wakilnya, M Al Yasin Ali.

Buktinya, pasca kegaduhan yang dilakukan Wagub  pada pelantikan pejabat di kediaman Gubernur 17 Maret 2020, hingga kini, orang nomor dua di Malut itu tak lagi dilibatkan dalam setiap evaluasi dan pergantian pejabat di Pemprov Malut.  Artinya, sudah hampir tiga tahun hubungan kedua pucuk pimpinan Malut ini masih retak.

Kepada wartawan usai mengikuti paripurna di gedung DPRD Malut kemarin (9/3), Wagub mengaku tidak tahu menahu rencana evaluasi pimpinan OPD lantaran tidak dilibatkan.

Dia mengaku soal evaluasi itu menjadi rahasia AGK yang pernah dia sebut sebagai ‘Juragan’

“Waulahu alam, itu rahasia gubernur saya belum ada penyampaian. Nanti lihat saja kalau ada pelantikan berarti pelantikan selama ini kan begitu,” Katanya.

Wagub mengaku mendapat kabar adanya evaluasi dari orang terdekat gubernur. Namun, selama ini diakui tidak dikomunikasikan langsung oleh AGK.

Disebutkan, dari informasi yang dia terima, beberapa pimpinan OPD yang dievaluasi diantaranya Kadisnakertran Ridwan Hasan, Kadisperkim Yunus Badar dan Kadispora Ansar Daaly. “Informasi itu yang saya dapat “,katanya.

Wagub mengakui sudah memasuki tiga tahun, disetiap evaluasi pejabat tidak pernah ada komunikasi antara dirinya dengan AGK.

Wagub pun mengungkit insiden yang dialakukan di kediaman Gubernur tiga tahun silam. Menurutnya, aksi itu dilakukan lantaran tidak dilibatkan dalam reshuffle kabinet. “Sampai pernah ngoni (kalian) dengar kisruh di kediaman pas pelantikan yang viral di mana -mana,” bebernya.(lfa/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *