Akui Idap Bipolar Disorder

0
540
Marshanda (foto:MajalahKartini.co.id)

HARIANHALMAHERA.COM– Aktris Marshanda kembali mengangkat sekelumit kisah hidpnya. Lewat laman instagram marshanda99, dia mengungkapkan alasan dirinya tidak malu membongkar ‘penyakit’ bipolar disorder yang diidapnya.

“Banyak orang bertanya kepada saya, mengapa saya memberi tahu semua orang bahwa saya didiagnosis menderita bipolar disorder? Mengapa saya tidak takut dengan reaksi orang lain?” tulis Marshanda, melansir fimela.com.

“Mengapa saya tidak takut dengan kemungkinan merusak proses penyembuhan saya sendiri? Mengapa dan bagaimana saya bisa berbicara secara terbuka tentang ‘penyakit’ saya dan masih sangat percaya diri dan nyaman dengan diri saya sendiri?” demikian lanjut Marshanda dalam bahasa Inggris.

Marshanda memiliki alasan tersendiri ketika dirinya mengumbar gangguan bipolar yang ada padanya. “Dan inilah jawaban saya: Anda hanya akan berbicara secara terbuka tentang ‘keterbatasan’ Anda (yang dirasakan masyarakat) jika Anda merasa hal-hal itu tidak ada batasnya,” ujarnya.

“Sebaliknya, Anda percaya dan telah mengalami apa yang disebut ‘cacat’ sebagai pemicu yang menghasilkan kekuatan, kelimpahan jiwa, pengetahuan, dan pengobatan,” sambung mantan istri Ben Kasyafani tersebut. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

Ia menambahkan jika keterbatasan itu bisa diubah menjadi versi terhebat dari seseorang. “Senjata-senjata yang menurut sebagian orang akan membunuh Anda, Anda kuasai dan gunakan untuk mengubah diri Anda menjadi versi terhebat Anda. Untuk memenuhi takdir besar Anda di dunia,” kata Marshanda.

Marshanda membenarkan jika pengemis yang terjaring razia Dinas Sosial adalah ayahnya. Ia pun menceritakan kondisi ayahnya yang serba kekurangan sejak bercerai dengan ibunya.

Dalam pernyataannya, Marshanda sepertinya ingin memberikan pendapat bahwa apa yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa, apapun itu bisa diaggap sebagai hadiah terindah. “Keterbatasan Anda bisa menjadi alasan Anda untuk memiliki makna dalam kehidupan,” tuturnya.

“Keterbatasan Anda dapat menunjukkan kepada Anda apa tujuan Anda di bumi. Jika Anda telah mengubah diri sendiri dan mengakui kekuatan dalam waktu, kelemahan Anda dapat berubah menjadi hadiah bagi Anda untuk berbagi dan meningkatkan dunia,” sambungnya.

Kita bisa menyaksikan juga bahwa seseorang yang menderita cacat fisik seumur hidupnya bisa bersyukur dan malah berprestasi. Karenanya, menurut Marshanda segala kelainan yang ada pada diri seseorang akan menjadi sebuah pilihan, diterima atau disangkal.

“Gangguan Bipolar adalah salah satu dari banyak keterbatasan lain yang saya miliki yang telah membawa saya kekayaan dalam cara saya melihat kehidupan, dalam pengetahuan saya, dalam cara saya menguasai diri, dan dengan cara saya bisa berempati dan berbelas kasih kepada orang lain,” akunya.

“Terserah saya untuk terus melihatnya sebagai kelemahan maka menyangkalnya atau saya bisa menerimanya dan berhasil mengubahnya menjadi berkat. Ini masalah persepsi dan tindakan yang Anda lakukan yang selaras dengan persepsi itu,” tandas Marshanda.(fmc/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here