Dari Hobi Menggambar, Kini Jadi Line Artis Komik Marvel

0
465
Alti Firmansyah : (Foto:VOA Indonesia)

HARIANHALMAHERA.COM– Sebuah hobi jika ditekuni dengan sungguh-sungguh, pasti akan memberikan manfaat dalam kehidupan. Seperti Alti Firmansyah, dari minat menggambar sejak TK, kini dia menjadi salah satu line artis andalan komis Marvel.

Menariknya, Alti seorang perempuan. Namun, dia mampu bersaing dengan banyak orang seprofesinya. Perempuan Indonesia ini mampu berhasil unjuk gigi sampai kancah Internasional dan mendapat pengakuan.

Sebagaimana diberitakan CNBCIndonesia.com, line artist adalah sebuah profesi menggambar sketsa tumbnail, membuat layout, dan panel dari sebuah komik.

“Dari TK, kemudian SD dan SMP kerap ikut lomba menggambar. Lalu sampai tingkat universitas, masuk di jurusan Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2001 dan lulus pada 2005,” kata Alti.

Dia mengatakan, saat kuliah mendapatkan referensi gambar di luar minatnya. Apa itu? Komik. Alti mengaku terbawa arus oleh teman-temanya karena memberikan referensi komik yang belum pernah ia baca.

“Seperti Manga Jepang yang berjudul Magic Knight Rayearth karya Clamp yang menonjolkan pada tokoh perempuan ramping dan permainan warna-warninya,” sebutnya.

Sebelumnya, Alti mengaku senang dengan Manga Dragon Ball. Mangaka bernama Akira Toriyama menjadi inspirasi sekaligus memengaruhi style menggambarnya.

“Waktu zamanya Dragon Ball emang senengnya style gambar itu. Terus pas temen bilang baca ini deh, Magic Knight Rayearth, itukan model cewe-cewe yang kurus tinggi dan dia fantasy. Kan manga/anime saat itu selalu diwakilin sama warna kan. Si jagoannya warna merah, oranye, biru, dan hijau. Dari situ aku ngga masuk ke satu style Dragon Ball tok. Yaudah nyoba-nyoba stylenya si Clamp,” ucap Alti kepada CNBCIndonesia.com, Kamis (18/4).

Lalu, bagaimana bisa direkurt Marvel? Alti menyebut, saat lulus dari ITB pada 2005, dia masuk industri periklanan menjadi visualizer. Karena merasa skillnya tidak berkembang ia pindah ke studio komik lokal pada 2012.

“Di 2014, kebetulan Marvel mengadakan talent scout. Saya saat itu memberanikan diri untuk mendaftar dengan memberikan portfolio. Lolos portofolio, Marvel mengadakan test page. Saya diberikan lima judul Komik Marvel yang sudah dipublikasi, lalu pilih komik mana yang ingin digambar. Akhirnya lolos seleksi, saya dapat proyek pertama untuk menggarap komik dengan tokoh Star Lord,” ceritanya.

Saat ini, sudah lima judul komik dan tiga judul video komik Marvel yang sudah dikerjakan Alti. Proyek yang paling berkesan adalah Unstoppable Wasp karena saat menggarap itu ia sedang masa kontraksi kehamilan.

“Untungnya mereka pengertian. Nah, begitu deadline diundur aku ngejar lima halaman sisanya setelah lahiran,” kata Alti.(cnbc/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here