Wow, Inggris Luncurkan Layanan 5G Akhir Tahun Ini

0
437
ILUSTRASI dunia dalam genggaman 5G. (foto: cbsistatic.com)

HARIANHALMAHERA.COM– Tahun 2020 disebut bakal menjadi tahun smartphone 5G. Mengawalinya, tahun ini beberapa negara mulai mempersiapkan segala infrstruktur penunjangnya. Namun, apa sebenarnya 5G itu?

Kata G tentunya merujuk pada generation alias generasi. Jadi 5G adalah generasi kelima dari jaringan nirkabel seluler. Di Indonesia dan umumnya di dunia sat ini, masih menggunakan 4G. Sebagai generasi yang lebih baru, 5G menawarkan kelebihan dibandingkan 4G. Paling utama adalah kecepatannya.

Sebagai ilustrasi, jika mendownload 1 file berkapasitas 1 GB biasanya membutuhkan waktu hampir 10 menit. Itupun saat koneksi jaringannya bagus. Kalau koneksinya lambat, bisa lebih dari setengah jam. Semakin besar ukuran filenya, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan. Tapi, dengan 5G, kecepatan bukan masalah lagi. Bahkan dikatakan jaringan 5G memungkinkan bisa melakukan transfer data dengan kecepatan 100 kali lebih cepat dari generasi sekarang (4G).

Meski demikian, kehadiran 5G tidak sesederhana itu atau hanya menyangkut kecepatan transfer. Melainkan menjadi teknologi masa depan yang dikenal dengan istilah Internet of Things (IoT), yakni berbagai perangkat akan saling terkoneksi dan memiliki kecerdasan artificial, sehingga mampu memahami kebutuhan manusia. Ini bisa dilihat dari film-film science-fiction. Seperti mobil bisa berjalan sendiri, system lalu lintas berjalan otomatis, rumah sakit, tata kota, dan kecanggihan lainnya.

Terkait itu, Inggris akan memulainya di akhir tahun ini. Sebagaimana melansir CNNIndonesia.com, operator seluler Inggris, Tri, menyatakan bakal meluncurkan layanan broadband 5G generasi terbaru pertama di London pada Agustus mendatang. Setelah jaringan digelar, mereka juga akan meluncurkan ponsel yang telah mendukung jaringan 5G sebelum akhir tahun 2019.

Layanan jaringan 5G akan disebar di 25 kota besar maupun terpencil di Inggris termasuk Cardiff, Glasgow, Birmingham, Manchester, dan Liverpool seperti yang dilansir Reuters.

Tak cuma Tri, EE Limited dan Vodafone BT juga akan meluncurkan layanan 5G di London tahun ini. Keduanya merupakan perusahaan telekomunikasi pesaing Tri.

Perusahaan milik Hutchison ini mengatakan telah menggelontorkan investasi infrastruktur untuk membangun layanan 5G setidaknya US$2,5 miliar termasuk peningkatan jaringan di kota-kota besar Inggris dan jaringan cloud core yang disediakan oleh Nokia.

Dilansir The Verge, Tri mengklaim bahwa jaringan 5G mereka setidaknya dua kali lebih cepat dari para pesaingnya sepertu EE Limited dan Vodafone berkat dukungan spektrum 140MHz. “Kami telah bekerja keras dalam jangka waktu yang lama untuk dapat menawarkan pengalaman 5G end-to-end terbaik,” kata CEO Three Dave Dyson.

Perusahaan EE Limited sendiri telah meluncurkan layanan 5G di enam kota di Inggris pada bulan Mei lalu, sementara layanan 5G milik Vodafone akan diluncurkan pada 3 Juli mendatang. Selain itu, Tri juga mengatakan bahwa mereka akan mengumumkan rincian handset mana yang akan menjadi bagian dari ponsel 5G bulan Juli ini.

Sebelumnya, Dewan Keamanan Nasional Inggris pada bulan April lalu telah memutuskan untuk memblokir Huawei dari semua bagian inti jaringan 5G, namun pemerintah Inggris belum mengetuk palu terkait keputusan itu.

EE Limited dan Vodafone BT telah lebih dulu menarik layanan mereka pada ponsel Huawei menyusul langkah Google yang juga telah menarik sistem operasi Android mereka dari ponsel Huawei. Selain itu, peluncuran komersial 5G di seluruh dunia dijadwalkan akan diluncurkan secara masif pada tahun 2020.(cnn/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here