Ternate

Sudah Sepekan Air Bersih Tak Mengalir di Maliaro

×

Sudah Sepekan Air Bersih Tak Mengalir di Maliaro

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

HARIANHALMAHERA.COM–WARGA Kelurahan Maliaro Ternate Tengah tak henti-hentinya menjadi sasaran buruknya pelayanan air bersih oleh Perumda Ake Gaale Kota Ternate.
Buktinya, sudah sepakan terakhir ini, air bersih tak lagi mengalir di rumah-rumah-warga di kelurahan itu. “Saya dan keluarga sudah satu minggu lebih tak nikmati air, bahkan mandi untuk beraktifitas bekerja pagi hari juga susah. Saya rasa sters sekali,” kesal satu warga Maliaro yang tak namanya di sebutkan, Sabtu (30/10).

Dikatakan, jika ada masalah dalam penyaluran air bersih, setidaknya pihak Perumda Ake Gaala sudah pinya solusi agar warga tidak warga tak susah mencari air bersih.

“Air ini kebutuhan utama warga sehari-sehari. Jika sudah 10 hari macet itu gimana. Paling tidak Wali Kota harus lebik peka soal kebutuhan dasar soal air ini pada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Plt Direktur Perumda Ake Gaale Ternate, Thamrin Alwi mengatakan, gangguan penyaluran air di Kelurahan Maliaro, disebabkan rusaknya sumur 6 yang berada di Terminal Cinta akibat terjadinya longsor.

“Sumur 6 itu peninggalan zaman Belanda yang berada dan pada kedalaman 26 meter. Sehingga staf kami lagi lakukan perbaikan untuk tarik sejumlah lempengan bois keluar dan kemudian dobol stek didalam sepanjang 3 meter agar pergerakan air bisa lancar,”ujarnya.
Dia juga meminta bantuan awak media untuk menghimbau warga Kota Ternate khususnya di Kelurahan Maliaro, agar bisa memahami adanya kerusakan yang terjadi diluar dugaan Perumda.

“Jadi adanya kerusakan selama ini yang terjadi dengan langka-langka perbaikan yang sementara jalan juga, bise selesaikan masalah tersebut,” jelasnya.

Perumda juga sudah mencari solusi agar warga cepat mendapatkan air bersih, dengan mendistribusikan air melalui mobil tengki air. Meski tidak cukup untuk kebutuhan warga, namun akan memaksimalkan agar biar sedikit demi sedikit semua warga kebagian air.
“Target  perbaikan ini dimaksimalkan secapat mungkin selesaikan tim di lapangan.

Sehingga laporan terakhir ke saya itu saat ini air sudah bagus, karena air sudah mencapai 7 dan 8 liter perdetik di badingkan dua hari lalu yang hanya capai 5 liter perdetik,” pungkasnya.(tr4/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *