Cegah Corona PUPR Malut Sediakan Air Bersih Di Pelabuhan Sofifi

0
417
Santrani Abusama (Foto : Malut Post)

HARIANHALMAHERA.COM–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ┬áProvinsi Maluku Utara melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM) Sofifi melakukan protocol umum pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) dengan menyediakan sarana untuk cuci tangan dengan sabun.

Sarana untuk cuci tangan tersebut dipasang pada pintu masuk utama kota Sofifi yaitu di pelabuhan Speedboat Sofifi, sehingga diharapkan dapat mempermudah masyarakat khususnya yang baru tiba agar dapat langsung membersihkan diri guna mencegah tertular dan menularkan virus Corona Covid -19.

Kadis PUPR Malut Santrani Abusama mengungkapkan, Saat ini baru terpasang dua unit, yaitu dipelabuhan speedboat sofifi dan di kantor Dinas PUPR. Rencannya akan dilakukan penambahan lagi dengan mempertimbangkan situasi dan perkembangan dari penyebaran virus tersebut utamanya pada tempat umum seperti pasar dan pusat pertokoan di Sofifi.

Selain itu UPTD SPAM Sofifi sebagai penyelenggara penyediaan air bersih di Sofifi sampai saat ini telah melayani 1.137 sambungan rumah atau kurang lebih 5.685 jiwa untuk wilayah sofifi dan sekitarnya, perkantoran pemerintah, TNI, POLRI dan perumahan PNS.

Sumber air yang digunakan yaitu dengan memanfaatkan sungai Kayasa yang diolah pada pusat operasi Gosale dengan sistem Water Treatment Plant (WTP) kapasitas produksi 15 liter per detik, Pusat Operasi Durian dengan sistem pemompaan kapasitas 10 ltr/dtk dan pusat operasi Ampera dengan sistem gravitasi langsung melalui saringan pasir lambat (SPL) kapasitas 15 ltr/dtk.

Untuk meningkatkan pelayanan dan mendukung terlaksananya kegiatan STQ tahun 2021, maka pada tahun ini Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara akan melakukan Optimalisasi SPAM Sofifi berupa tambahan Water Treatment Plant di Pusat Operasi Ampera dan penambahan jaringan distribusi perpipaan untuk wilayah-wilayah yang belum terlayani.

“Komitmen kami adalah untuk mewujudkan pengelolaan dan pelayanan air bersih yang berkualitas dengan 4 K yaitu Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas dan Keterjangkauan serta tercapainya penyelenggaraan air minum yang efektif dan efisien untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih.” tutupnya. (lfa/adv).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here