Demo Mahasiswa Loloda di Mapolda Memanas

0
577
Para mahasiswa membakar ban bekas saat berunjuk rasa di depan gedung Ditreskrimum Polda Malut. FOT ISTIMEWA

HARIANHALMAHERA.COM – Suasana ‘panas’ mewarani aksi unjukrasa (unras) mahasiwa Loloda di depan Kantor direktorat reserse kriminal umum (ditreskrimum) Polda Maluku Utara (Malut) siang tadi.

Dimana, puluhan mahasiswa yang menuntut pihak kepolisian memproes dugaan Rasisme terhadap Suku Loloda yang dilakukan Bupati Frans Manery itu nyaris terlibat bentrok dengan aparat yang mengawal aksi unras tersebut.

Suasana panas ini sudah mulai terlihat kala mahasiswa yang datang dengan dua dump truk terlibat saling dorong dengan aparat. Tensi pun mulai naik mana kala para peserta demo ini berusaha membakar bank bekas.

Tindakan tersebut pun dicegah aparat, namun mendapat perlawanan dari mahasiswa. Tak pelak, petugas pun terpaksa melepaskan tembakan gas air mata ke arah mahasiswa membuat sebagian diantara mereka pun lari.

Kordinator aksi Ali Basalim Taufik menegaskan kedatangan mereka mendesak Polda memproses kasus tersebut. “Kami meminta Bupati Halut meminta maaf dihadapan seluruh masyarakat atas menyinggung etnis masyarakat Loloda,” tegasnya.(tr3/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here