Lawan Corona, Pemilik Baru NHM Terapkan Isolasi di Site Gosowong

Bantu Lawan Penyebaran Covid-19 dengan Mitigasi di Area Pertambangan

0
473
PROTOKOL: Pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal scanner bagi karyawan dan mitra kerja sebelum masuk ke area pertambangan. (foto: PT NHM for Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM— Langkah preventif langsung diambil PT Indotan Halmahera Bangkit, selaku pemilik baru di PT Nusa Halmahera Minerals (NHM). Tidak ingin wabah corona menyebar di Malut, khususnya Kabupaten Halut, NHM langsung melakukan isolasi mandiri di site Gosowong.

Menurut Manajer Komunikasi PT NHM Ramdani Sirait, semangat bersama melawan corona ini oleh perusahaan telah diambil langkah-langkah preventif. Dimulai dengan dikeluarkannya protokol pengaturan pengaturan kerja karyawan dan kontraktor/mitra.

“Itu adalah upaya mitigasi (pencegahan) yang dilakukan perusahaan, agar penyebaran virus ini tidak semakin melebar,” kata Ramdani.

Baca Juga: Bersama Lawan Corona, NHM Berikan Bantuan APD

Protokol yang disebut pada poin di atas, diikuti dengan isolasi site Gosowong mulai Jumat (27/3). Perusahaan menghentikan kedatangan karyawan dan mitra kerja ke site Gosowong yang sedang berada di Ternate dan di luar Malut. Terutama yang berasal dari wilayah-wilayah pandemik Covid-19.

“Isolasi sementara yang dilakukan PT NHM, untuk mendukung program stay at home dan work from home. Yakni sistem bekerja dari rumah untuk karyawan di kantor Manado dan Jakarta. Juga bagi peserta magang di seluruh area di Malut, termasuk yang berasal dari Lingkar Tambang,” ujarnya.

Terkait isolasi, Ramdani juga menyebut, site Gosowong telah melakukan pembatasan kedatangan tamu ke wilayah kerja PT NHM mulai 20 Maret 2020. Menurutnya hanya tamu-tamu yang bersifat sangat penting, seperti tenaga medis dan logistik untuk operasional perusahaan yang masih didatangkan ke wilayah kerja PT NHM.

“Hal tersebut harus berdasarkan persetujuan Kepala Teknik Tambang. Sementara tamu lainnya ditunda kedatangannya hingga ada pemberitahuan resmi dari Pemerintah tentang penanganan Covid-19,” bebernya.

Secara internal, Ramdani juga menyebut perusahaan melakukan edukasi kepada seluruh karyawan dan mitra kerja tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk melindungi diri. Hal ini sesuai dengan apa yang dianjurkan pemerintah dan WHO, seperti menjaga jarak (physical distancing), selalu mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menghentikan kegiatan sosial dan olah raga yang berkumpul dengan orang lain.

“Dalam rangka ini, tim manajemen site Gosowong telah menutup seluruh fasilitas olahraga dan mess hall (tempat makan karyawan) dan menggantinya dengan makanan dalam kotak untuk dimakan di tempat masing-masing,”ujarnya.

Perusahaan juga, lanjut Ramdani, menambah fasilitas di site Gosowong untuk memudahkan karyawan dan mitra kerja melindungi dirinya. Yakni menambah jumlah tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan melakukan pembersihan bus karyawan dan pesawat yang membawa karyawan setiap harinya.

Perusahan turut memberikan edukasi para sopir kendaraan milik masyarakat lingkar tambang yang setiap hari membawa karyawan dan mitra kerja bekerja ke site Gosowong dan pulang ke rumah masing-masing.

“Agar protokol ini dilaksanakan dengan benar dan disiplin, manajemen sudah membentuk tim kepatuhan,” tegasnya.

Di luar site Gosowong, Ramdani menambahkan, perusahaan sudah menyiapkan tim keselamatan dan kesehatan kerja untuk siaga setiap saat. Juga disiapkan ruangan medis khusus di pintu gerbang site Gosowong untuk menangani jika terdeteksi orang yang dengan gejala Covid-19.(fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here