Merawat Adat di Lingkar PT NHM, Wujud Cinta Budaya dan Kearifan Lokal

Emas Halmahera Di Genggaman Haji Romo Nitiyudo Wachjo, bagian 5

0
118
ILUSTRASI: Suasana pertemuan empat lembaga dewan adat dengan PT NHM terkait tambang rakyat yang difasilitasi Pemkab Halut, di Rumah Adat Suku Boeng, Kao Utara, beberapa waktu lalu. (foto: istimewa)

Oleh : ARDI M. TOMAGOLA

Wartawan

 

 

Di masa PTNHM masih dibawa kendali Newcrest Lt. Mining, memang kehidupan warga adat diperhatikan oleh perusahan akan tetapi tidak seserius yang dilakukan PTNHM dibawa bendera PT Indotan dengan pimpinan Haji Romo (Rober)t sebagai Presdir PTNHM. Setidaknya terdapat empat adat dengan empat kepala sukunya masing-masing adat Towiliko, Boeng, Modole dan Pagu telah mendapat kepedulian yang cukup tinggi dari PTNHM di tangan H Robert.

Kepedulian Presdir PTNHM terhadap keempat adat terbilang sangat hebat, sebab tak sekedar menanggap warga adat sebagai mitra perusahan tetapi ikut berdayakan mereka dengan focus mengurus, merawat hingga melestarikan ciri khas adat serta sejarahnya dan PT NHM sendiri menyiapkan finasial untuk menopang aktivitas adat tersebut.

Bahkan bukan sekedar kontribusi perusahan terhadap keempat adat dalam bentuk finansial per tahun mencapai miliaran. Perusahan juga memberikan insentif per bulan pada pengurus adat sebagai tujuan konsisten dan focus mengurus adat tersebut. Terobosan Haji Romo ini tentu membangkitkan semangat warga adat dan pemangkunya untuk lebih mencintai budaya serta melestarikan kembali peninggalan yang diwariskan leluhur mereka.

Disisi lain, Haji Romo sendiri pernah mengutarakan bahwa dirinya juga memiliki garis ketuturan kerajaan sehingga tak heran kalau rasa cinta terhadap budaya dan peduli terhadap aspek kehidupan penerusnya sangat tinggi dibandingkan mereka yang terlibat penuh dalam mengurus budaya.

Darah ‘Kerajaan’ yang mengalir di tubuh beliau membuatnya tidak tinggal diam melihat ketertinggalan adat yang ada di lingkar tambang PTNHM. Tak tanggung-tanggung beliau pun membangkitkan kembali semangat masyarakat adat dan pemangkunya dengan sajian terobosan baik dukungan secara finansial, fasilitas maupun bimbingan yang mana dikawal langsung melalui departamen Social Performance (SP) PTNHM.

Alhasil, di usia NHM baru dua tahun sejak diambil alih dari Nwecrest Lt. Mining pada tahun 2020, semangat warga pun bangkit untuk merawat dan melindungi kembali nilai-nilai adat yang nyaris hilang di telan budaya modernisasi, bersambung…….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here