HARIANHALMAHERA.COM– Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), ternyata ikut menerjunkan personelnya untuk membantu tim SAR Gabungan dalam operasi pencarian sekaligus evakuasi pendaki korban erupsi gunung api Dukono pada Jum’at (8/5) lalu.
Kepala Markas PMI Halut, A. Rahman Tjereni, mengatakan bahwa dalam operasi misi kemanusian tersebut, dirinya bersama 4 personil PMI Halut telah terjun lansung ke lokasi puncak gunung Dukono bersama Tim SAR Gabungan.
“Demi menyelesaikan misi kemanusiaan, kami dari PMI Halut juga turut serta dalam Tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi korban erupsi Dukono. Alhamdulillah pada hari ke-3 semua korban berhasil dievakuasi,”katanya, Selasa (12/5).
Dalam pencarian dan evakuasi korban erupsi tersebut lanjutnya, memang terbilang berisiko, sebab selain cuaca cukup ekstrim yaitu hujan disertai semburan vulkanik, ternyata medannya terbilang berbahaya lantaran jalannya licin.

“Medannya memang berisiko, tetapi semangat dan kerja sama tim dilapangan demi misi kemanusian, alhamdulliah semua proses pencarian hingga evakuasi korban berjalan lancari sampai ke dataran,”ujarnya.
“Personil relawan PMI juga ikut mengawal kerangka korban bersama beberapa tim SAR gabungan termasuk Danramil Galela, Basarnas, Kepala BPBD dan beberapa warga Desa Mamuya, menggunakan Mobil hingga ke Pos Komando di Desa Mamuya,”sambungnya.
Kepala Markas PMI Halut pun menyampaikan pihaknya tentu ikut belasungkawa terhadpa korban meninggal dan berharap kejadian serupa tidak terulang. “Atas nama Palang Merah Indonesia Kabupaten Halmahera Utara, saya sampaikan belasungkawa yang mendala bagi korban, semoga Tuhan memberikan tempat yang baik disisinya,”ucapnya.(rif)












