PT NHM, Disnakertrans Halut, dan BLK Ternate Bakal Beri Pelatihan Berbasis Kompetensi Untuk Masyarakat Lingkar Tambang

0
96
SATU VISI: Kepala Disnakertrans Halut Jefry R. Hoata, Manajer Kinerja Sosial PT NHM Hansed P. Lasa, dan Kepala BLK Ternate Muhamad Assagaf, usai penandatanganan MoU pelatihan berbasis kompetensi, pada Jumat (13/11) di Jakarta.(foto: NHM for Harian Halmahera)

HARIANHALMAHERA.COM— Salah satu keinginan manajemen baru PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) di bawah kepemimpinan H Robert Nitiyudo, yakni ingin membantu menaikkan tingkat kesejahteraan masyarakat di lingkar tambang melalui penyiapan sumber daya manusia yang handal dan mampu bersaing.

Salah satu program yang disiapkan, yakni pelatihan kemasyarakatan berbasis kompetensi. Dengan pelatihan ini, masyarakat yang sudah memiliki keterampilan diharapkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di lingkar tambang akan tumbuh dan berkembang.

“Untuk mendukung itu, PT NHM sudah bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Ternate,” kata Manajer Komunikasi PT NHM, Ramdani Sirait.

Disebutkan, manajemen PT NHM pada 13 November 2020 di Jakarta, bersama Disnakertrans Halut dan BLK Ternate sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pelatihan berbasis kompetensi untuk masyarakat di desa-desa lingkar tambang.

“MoU tersebut ditandatangani Kepala Disnakertrans Halut Jefry R. Hoata, Kepala BLK Ternate Muhamad Assagaf, serta Manajer Kinerja Sosial PT NHM Hansed P. Lasa,” terang mantan jurnalis Antara itu.

Sementara, menurut Hansed P. Lasa, MoU ini menjadi bukti NHM yang kini telah dimiliki PT Indotan Halmahera Bangkit ingin berkontribusi dan mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halut dalam menciptakan keahlian-keahlian tertentu bagi masyarakat, agar nantinya dapat memiliki kemampuan untuk mencari pekerjaan atau membuat wirausaha.

“Pelatihan ini memang khusus ditujukan untuk masyarakat yang tinggal di desa-desa sekitar lingkar tambang yang tersebar di lima Kecamatan,” kata Hansed.

Terpisah, Kepala Disnakertrans Halut Jefry R. Hoata menyebut MoU ini berlaku selama 3 tahun dan kemudian akan dievaluasi kembali. Pemkab Halut berterima kasih kepada manajemen PT NHM atas dukungan untuk menciptakan keahlian masyarakat.

Pelatihan tersebut, lanjut Jefry, nantinya mencakup pelatihan di bidang keahlian manufaktur, kejuruan teknik las, kejuruan teknik otomotif, kejuruan teknik listrik, kejuruan teknik elektronika, dan kejuruan refrigeration/servis AC.

Ada juga kejuruan teknik bangunan, bisnis dan manajemen, informasi dan komunikasi, garmen dan apparel, pariwisata, perikanan dan budidaya ikan, pertanian, serta pemrosesan makanan dan minuman.

“Pelatihan ini dilaksanakan dengan sistem ‘mobile training unit’, sehingga instruktur bisa datang ke lokasi pelatihan di desa-desa, pusat kecamatan atau lokasi manapun di lingkar tambang PTNHM. Namun bisa juga dengan sistem ‘boarding’ di suatu tempat,” kata Jefry.

“Disnakertrans akan mendata masyarakat yang memerlukan pelatihan ini,” katanya menambahkan.

Sementara, Kepala BLK Ternate Muhammad Assagaf menilai, kerjasama ini sesuatu yang penting karena merupakan salah satu dukungan bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di desa-desa seperti di lingkar tambang PTNHM.

“Semoga kerjasama ini dapat dilakukan terus-menerus,” harapnya.(fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here