Nyaris Jadi Korban Bom Sri Lanka

0
560
Shanty Paredes (foto: kapanlagi.com)

HARIANHALMAHERA.COM– Peristiwa pengeboman yang terjadi di Sri Lanka belum lama ini, mendapat kutukan keras dan seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pengeboman itu terjadi di delapan tempat dan menewaskan sekira 290 orang.

Penyanyi Shanty Paredes pun turut mengutuk teror bom itu. Apalagi, diketahui melalui sebuah video singkat di Instagram milikinya, Shanty ternyata sedang berlibur di Sri Lanka. Ia pun ikut mengutuk aksi keji itu.

“Saya turut berduka sekali atas pengeboman langsung yang terjadi di Sri Lanka, mana saya ada di sini lagi, tapi untung kita jauh letaknya dari pengeboman,” ujarnya di video Instagram-nya, @shatyparedes.

“Tapi, tetap saja di Paskah ini kok orang tega-teganya tempat seindah ini, orang lagi ibadah terus di bom. Damailah, damai buat semua umat di dunia!,” serunya di akhir video.

Tak sampai di situ, Shanty pun melanjutkan kegelisahan perasaannya di keterangan video. Dia menjelaskan bahwa ia hampir menjadi korban bom jika saja mereka masih tinggal di Colombo.

“Kemarin baru kita ada di Kolombo! Kami sangat beruntung bahwa kami sekarang jauh dari pemboman, tetapi kemarin kami masih di Kolombo dan melewati Shangrilla yang dibom. Tuhan melindungi keluarga kami,” tulis Shanty.

Pelantun Hanya Memuji itu menghardik mereka yang saling bunuh. Padahal, di agama mana pun tak ada perintah seperti itu.

“Ingat saja, kami berbagi planet ini dengan semua ras manusia dan agama. Tidak perlu membenci dan membunuh! Untuk apa? Sama sekali tidak ada gunanya dan tidak berperasaan! Tidak ada benci! Hanya cinta! Perdamaian!,” tulis penyanyi bernama lengkap Annissa Nurul Shanty Kusuma Wardhani Heryadie itu.

“Seluruh hati dan doa saya ditujukan kepada korban pemboman Sri Lanka! Selamat Paskah saudara-saudaraku yang selamat. Damai di bumi ini. Saya yakin, apapun agamamu, pasti bisa membantu perdamaian dan cinta!,” tutupnya.

Sebelumnya, Shanty pun mengunggah beberapa foto saat ia liburan di Sri Lanka. Salah satunya, ketika Shanty menghabiskan waktu di Yala National Park.(jpc/fir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here