Harga Pangan Mulai Naik

Pemkot Antisipasi Terjadinya Inflasi

0
90
Wali Kota M Tauhid Soleman bersama TPID dan Dinas Terkait saat turun sidak di pasar Gamalama

HARIANHALMAHERA.COM–Buruknya cuaca yang terjadi berlakangan ditambah adanya krisis pangan dunia ternyata mulai memicu terjadinya lonjakan harga sejumlah komoditas pangan di Kota Ternate.

Bahkan, Wali Kota M Tauhid Soleman bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang turun ke Pasar Higienis Bahari Berkesan kemarin untuk memastikan stok pangan dan mencari tahu harga setiap jenis bahan pokok, pun iktu terkejut dengan harga pangan saat ini.

Cabai Rawit misalnya yang sebelumnya masih dijual di bawah Rp 100 ribu pr kilo, kini naik hingga Rp 120 ribu per. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas pangan yang lain, seperti Tomat, Bawang dan jenis lainnya.

Kepada wartawan usai meninjau ke lapangan, Tauhid menegaskan kunjungan tersebut termasuk dalam rangka mengendalikan inflasi pangan nasional.

Kepala  Dinas Disperindag Kota Ternate, Muhlis Djumadil mengaku, harga Cabai dan Bawang memang sangat mempengaruhi terjadinya inflasi. Lonjakan harga ini terjadi dikarenakan stok pangan di Ternate mulai menipis.

Ini disebabkan pasokan stok pangan dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut) akhir-akhir ini sudah mulai terlambat. “Setelah kita cek Feri yang angkot stok pangan terlambat masuk,’ katanya.

Pemkot sendiri sudah mengalukan antisipasi dengan mengambil stok pangan dari Halmahera. “Tapi yang kami dapat hanya Cabai, sementara Bawang masih harus kita ambil dari Manado daerah lainnya,” ucapnya.

Dia juga mengaku kualitas cabe serta tomat dari Halmahera ternyata masih bagus dari Manado. “Kami sudah kerja sama dengan distibusi besar untuk mengantisipasi masalah keterbatasan stok yang pada akhirnya berpengaruh pada harga,”  jelasnya.

Sementara, Tauhid mengatakan Pemerintah daerah, instansi vertikal, petani dan pihak lain harus bergandeng tangan mengantisipasi krisis pangan yang mulai mengancam.

“Lahan pertanian di Ternate sudah harus dimanfaatkan dengan baik, sehingga bisa mengatasi masalah ini. kami juga memberikan bibit tanaman holtikultura ke petani, tetapi kelihatannya belum cukup, makanya kita masih bergantung pada stok dari luar Ternate,,” terangnya.

Wali Kota juga berharap kerja kompak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengatasi krisis pangan yang sudah mulai terasa. (par/pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here