Ternate

Pemkot Diminta Prioritas Infrastruktur di Kecamatan Terluar

×

Pemkot Diminta Prioritas Infrastruktur di Kecamatan Terluar

Sebarkan artikel ini
Muhajirin Bailussy (Foto : poskomalut.com)

HARIANHALMAHERA.COM–Dengan pagu anggaran di APBD 2022 sebesar Rp 32 Miliar, DPRD Kota Ternate berharap kebutuhan infrastruktur di tiga kecamatan terluar bisa terpenuhi meskipun belum seluruhnya.

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy mengatakan, dari kunjungan Dewan di tiga kecamatan itu, ada beberapa poin penting yang perlu ditindaklanjuti Pemkot.

“Seperti jalan keliling Pulau Moti dan Batang Dua. Kemudian listrik di batang dua harus 24 jam. Jadi keluhan masyarakat DPRD soal lisyrik ini akan lakukan koordinasi dengan PLN Ternate,” katanya, Selasa(15/2).

Ketiga kecamatan terluar itu juga kekurangan  tenaga guru. Bahkan fasilitas sekolahnya juga sangat belum memadai. “Jadi tenaga mengajar di sana itu mereka butuh pemerataan guru. Kemudian fasilitas sekolah yang belum memadai. Sebenarnya di SMP itu harus ada sarana dan prasarana fasilitas sekolah yang baik. Misalnya lab sekolah dan lain-lain,” sebutnya.

Kemudian terkait talud penahan ombak saat ini DPRD terus melakukan koordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS). “Jadi anggarannya sudah besar tinggal pemkot melakukan koordinasi dengan BWS,” ujarnya

Warga di Batang Dua kata Muhajirin juga mengeluhkan soal tower di Kelurahan Bido yang  kondisinya sangat memprihatinkan

Belum lagi pelayanan kesehatan,ditemukan ada empat orang yang bekerja secara suka rela di puskesmas Batang Dua. Untuk itu dirinya meminta agar empat orang tersebut diakomodir apabila pemkot melakukan rekrutan tenaga PTT.

“Nama-nama mereka sudah saya ambil, dan saya akan koordinasikan dengan kepala BKPSDM. Itu adalah situasi dan kondisi yang di mintai oleh masyarakat di tiga kecamatan pulau terluar berdasarkan hasil kunjungan dari DPRD Kota Ternate,” jelasnya.(par)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *