HalutMaluku UtaraTernate

SAIFUDDIN DAN HASYIM MENGUAT JADI PJ KADA

×

SAIFUDDIN DAN HASYIM MENGUAT JADI PJ KADA

Sebarkan artikel ini
ILUS Pilkada

HARIANHALMAHERA.COM–Siapa diantara enam pejabat Pemprov Malut yang akan dipilih sebagai Penjabat (Pj) Bupati Halmahera Utara (Halut) dan Wali Kota Ternate belum diketahui. Namun begtu, Pemprov Malut sendiri sudah menetapkan jadwal pelantikan kedua Pj tersebut, yakni Jumat (5/3) pekan ini.

Penetapan jadwal pelantikan Pj kada di dua daerah oleh Gubernur Abdul Ghani Kasuba (AGK) ini disampaikan langsung Sekretaris daerah provinsi (Sekprov) Samsuddin A Kadir. “Pelantikannya dijadwalkan hari jumat di kantor Gubernur,” singkatanya.

Hal ini juga dibenarkan Plt Kepala Biro (karo) Pemeruntahan Setda Malut Taufiq Marasabesy. Diakui, proses penerbitan SK Pj oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah hampir final.

“Saya barusan ditelepon Kasubdit yang membidangi Fasilitas kepala daerah dan hubungan antar lembaga (FKDH) kasubdit yang membawahi Maluku Utara proses SK sementara berjalan mudah-mudahan tidak ada halangan sudah ada estimasi Pj bupati Halut dan Kota Ternate dilantik tanggal 5 Maret,” bebernya.

Menuturnya, pelantikan Pj ini harus dipercepat sebab jabatan Plh Kada yang kini dipegang Sekretaris Daerah (Sekda) di tidak boleh terlalu lama. Sebab, dengan situasi  dan kondisi pemerintah di daerah saat ini kewenangan Plh Bupati sangat terbatas.

Mereka tidak bisa mengambil kebijakan-kebijakan yang  sifatnya strategis. Apalagi saat ini merupakan awal tahun anggaran dimana APBD sudah harus jalan.  Siatuasi inilah yang tengah dihadapi Pemkab Halut dan pemkot Ternate.

“Pemerintah di dua daerah itu juga mengeluh  banyak hal yang terhambat terutama soal keuangan sebab Plh tidak boleh mengambil kebijakan hal – hal yang sifatnya prinsip,” ucapnya.

Inilah yang menjadi pertimbangan Pemprov meminta Kemendagri untuk mempercepat penerbitan SK Pj Kada di dua daerah tersebut. “Situasi ini harus diantisipasi oleh kita di Provinsi. Karena dorang proses kelancaran anggaran. Apalagi kebutuhan-kebutuhan belanja publik dan aparatur itu terhambat,” ungkapnya.

Meski SK Pj Kada sudah final, namun Taufiq belum tahu pasti siapa yang dipilih Kemendagri. Dia berharap siapapun yang ditetapkan Mendagri  adalah putra terbaik.

Dari informasi yang diperoleh Harian Halmahera dua nama yang menguat mengisi posisi Pj kada di dua daerah ini adalah Saifuddin Juba dan Hasyim Daeng Barang.

Syaifuddin yang kini menjabat Kepala ULP Pemprov Malut itu diusulkan Gubernur sebagai Pj Bupati alut bersama dua nama lainnya yakni Yukur Lila (Kepala Dinas Kehutanan) dan Andrias Thimas, Asisten Gubernur yang pernah menjabat Plt Kadis Sosial  Malut

Sedangkan Hasyim uang menjabat Kepala Dinas ESDM diusulkan bersama dua nama lainnya yakni Santrani Abursama (Kepala Dinas PUPR Malut  ) dan Armin Zakaria (Kadis Perhubungan) sebagai Pj Wali Kota Ternate.

Taufiq mengaku, masa jabatan Pj Kada hanya satu bulan mengingat pelantikan Bupati dan Wabup Halut serta Wali Kota dan Wawali Ternate terpilih akan dilaksanakan pekan kedua April.

“Karena proses di MK keputusannya tanggal 24 Maret. Setelah itu proses pleno KPU, paripurna DPRD sampai ke  gubernur selanjutnya  mengusulkan  ke Mendagri  di estimasi paling satu atau dua Minggu,” tutupnya.(lfa/pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *